Postingan

Menampilkan postingan dari April 10, 2018

Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Cerpen The Painter’s Masterpiece

It was apparent to be a pleasure for Amir, a twenty-one-year-old young man to earn money from his paintings. Last week, one of his paintings had been bought by a rich businessman, and the generous businessman gave twenty million rupiahs for the beautiful painting.
Amir never had twenty million rupiahs in his life. He lived in a poor neighborhood with his mom. He quitted school when he was 15 years old because of poverty. He had to work in a fertilizer store since then. The fertilizer store had been closed a year ago, and Amir lost his job and started to develop his talent through painting.One day, when Amir was painting on a canvas in his tiny bedroom, his mom got in. “Amir, what are you doing, child?” asked his old mom, with a heavy cough in her voice. “I’m painting, Mom. Look, it’s a wonderful land I dreamt last night. It seems very perfect, doesn’t it? Posh castle on cloud, colorful flowers and trees around it, and…”, before Amir could finish his word, his Mom cut, 'Yes, I see…

Cerpen The Chokepoint

Corporal Ramsey bends on his knees, trying to catch a breath that might be his last. He's coughing blood, caused by a fatal wound on his chest. It was an exit wound, and he was lucky enough to be alive even for just a moment. It was raining; thick mist shrouded the area Bradley's Squad was on. Sergeant Bradley closes his eyes as he watches one of his men getting killed in front of his eyes, by his own indecency. His command and his bad call led his company to the enemy's chokepoint, where there were ambushed by the enemy's recon unit. The second shot from the church tower window marks an exclamation of Corporal Ramsey's demise, a clean shot right between his eyes.

'Sh*t! Ramsey!' Cry Private William.'What do we do now, Sergeant?' Ask the squad's medic.'Try to get a hold of yourself, Private. We can get through this.'Sergeant Bradley tries to reassure his squad. 'We have to get through this.'The projection of his family appears be…

Renungan Didikan Mendatangkan Kebaikan

Baca: Ibrani 12:5-11“Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya” (Ibrani 12:11)Adakah seorang anak yang tidak pernah dihajar atau dididik oleh orangtuanya? Setiap anak pasti mengalami didikan dari orangtua dengan harapan ia memiliki karakter yang baik seperti yang mereka harapkan dan suatu saat kelak menjadi seorang yang berhasil. Adakalanya orangtua harus bertindak tegas dan kalau perlu menghajar anaknya bila mereka mulai memberontak atau keluar jalur. Kepada orangtua dituliskan: “Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.” (Amsal 13:24).Begitu pula dalam kehidupan rohani, sebagai anak-anakNya kita pun harus mau dididik oleh Tuhan. Kita tahu bahwa selain Pribadi yang Pengasih dan Penyayang, Tuhan adalah Pribadi yang Maha adil. Dia akan menegur dan mendidik k…

Renungan Jangan Sampai Lupa diri

Baca: 1 Tawarikh 29:10-19“Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari padaMu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tanganMulah kekuatan dan kejayaan; dalam tanganMulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.” (1 Tawarikh 29:12)Daud adalah raja Israel yang besar dan di berkati Tuhan. Selain kekayaan melimpah ia juga memiliki prajurit/pasukan yang kuat. Secara materi ia punya alasan membanggakan diri. Namun tidaklah demikian dengannya. Ia sadar semuanya karena campur tangan Tuhan semata, bukan karena kekuatan dan kegagahannya sehingga ia tidak merasa perlu bersikap sombong atau meninggikan diri, sebaliknya ia berkata, “...TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya Tuhan, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.” (ayat 11).Tuhan sungguh tak senang pada kecongkakan! Betapa pun megah, besar dan populernya kita, bila kesombon…

Renungan Tuhan Yang Menyertai Kita

Baca: 2 Tawarikh 32:1-23“‘Yang menyertai dia (raja Asyur – red.) adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah Tuhan, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita.’ Oleh kata-kata Hizkia, raja Yehuda itu, rakyat mendapat kepercayaannya kembali.” (2 Tawarikh 32:8)Tidak semua pemimpin bisa menjadi panutan bagi pengikutnya. Seringkali pemimpin hanya mengumbar ucapan dan memaksa bawahannya agar mau mengikuti kehendaknya. Tetapi pemimpin yang benar selalu memberi teladan terlebih dahulu kepada pengikutnya, sehingga tanpa dipaksa pun para pengikutnya akan mengikuti jejaknya.Hizkia adalah seorang pemimpin yang patut menjadi panutan. “Ia melakukan apa yang baik, apa yang jujur, dan apa yang benar di hadapan Tuhan, Allahnya. Dalam setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil.” (2 Tawarikh 31:20b-21…
  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    3 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    5 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    5 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    5 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    5 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    5 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    5 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You