Posts

Showing posts from April 14, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen Kebahagiaan Berakhir Kesedihan

Ini kisahku..
Hay perkenalkan aku Ain aku sekarang sudah duduk di bangku kelas 1 SMA, kisahku ini, dimulai dari waktu aku duduk di bangku SMP kelas 3, waktu itu aku memiliki 5 sahabat yang hari-hari kami selalu kami lewati bersama-sama di sekolah.     Pada suatu malam ada pasar malam di lapangan sepak bola, saya dan 3 temanku pergi ke pasar malam itu.
Di pasar malam itu aku melihat cowok yang sangat keren dan membuat aku selalu memikirkan dia, Reno lah tepatnya nama cowok itu, ternyata ada juga temanku yang naksir sama reno, ani temanku itu, dia lebih cepat berkenalan dengan reno dari pada aku, sampai akhirnya mereka pacaran, yah aku sih diam saja melihat mereka karena aku menghargai perasaan temanku itu, hubungan mereka pun baik-baik saja.     Entah apa yang membuat teman-temanku semua menjauhiku pada hari itu, ternyata mereka marah sama aku karena mereka mengira bahwa aku yang telah membuat hubungan ani dan pacarnya hancur, aku tentunya langsung sendirian, yah karena itu aku tidak p…

Cerpen Dia Kembali

Ini tahun dimana aktifitas Nuna bekerja, setelah 3 bulan lalu Nuna dinyatakan lulus oleh perguruan tinggi dimana dia belajar selama ini. Telah 5 penawaran lowongan kerja datang kepadanya, tapi dia memilih untuk mengabaikannya. Dan akhirnya dia memilih kota Semarang untuk memulai kehidupan barunya. Memang dia sangat ingin hidup di kota Semarang, kota yang berbukit-bukit dan memiliki kenangan yang sangat indah baginya. Sebenarnya kenangan itu telah lama berlangsung, tapi entah dia tidak bisa untuk melupakan kenangan itu. Setelah sesampainya di Semarang, tersungging senyum nan bahagia di bibirnya. "akhirnya sampai di stasiun ini lagi, tapi dengan suasana yang berbeda." Ujarnya sambil menghela napas panjang.     Dia tahu mustahil baginya untuk bisa bertemu lagi dengan seseorang yang masih di pikirannya saat ini. Walaupun besar harapannya untuk bisa bertemu kembali. Nuna telah berusaha keras melupakan tapi apa daya, nama, wajah dan suaranya masih terus membayanginya. Seseora…

Cerpen You're Sky, I'm Earth

Kau langit yang tak mungkin tersentuh oleh gapaian tanganku
Di sini, bumi, tempatku berpijak
Hanya berandai-andai setiap menatapmu
Kau yang jauh di sana
Akankah bisa bersatu?Nya, lihatlah ke blkg...     Mendapati Short Message Service yang baru dibukanya, Anya membalikkan badannya, mencari sosok yang mengirimi pesan tersebut kepadanya. Sebuah blitz seketika menimpa wajahnya, silau. Terlihat senyum simpul yang mengembang dalam wajah di balik kamera digital yang baru saja membidik. Dasar Benny. Anya menimpalinya dengan senyuman manis.
"Ayo, bergayalah." Benny Mengangkat kameranya siap memotret kembali.
Malu-malu, Anya dalam balutan seragam abu-abu putihnya mengangkat telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf V.
"Ben, aku juga mau donk."
Seorang gadis lain datang langsung berpose di depan Benny, membelakangi bangku Anya.
"Tapi bukan di sini. Di luar, lebih bagus pencahayaannya."
Benny mengangkat bahunya. "Baiklah. Fani". Dia bangkit dari bangkuny…

Cerpen True Love

Ini kisah cinta tentang seorang gadis cantik yang buta dan si tampan yang tuli. Tuhan mempertemukan mereka di sebuah taman saat cuaca mendung yang berakhir hujan deras. Hingga pertemuan mereka berlanjut dan memulai sebuah kisah cinta yang rumit. Mereka harus berkorban dan memperjuangkan cinta mereka walaupun mereka memiliki kekurangan masing-masing. Bagaimanakah akhir kisah mereka?~ Prolog ~
Kita tidak seperti mereka. Kita memiliki keterbatasan untuk berkomunikasi, kau yang tidak bisa mendengar suara lembutku dan aku yang tidak bisa melihat wajah tampanmu. Tapi kita yakin dan percaya, ketulusan cinta ini yang telah membawa cinta kita pada sebuah cinta sejati..     Namaku A-Chen, usiaku kini beranjak 23 tahun. Aku bukanlah seorang gadis remaja lagi. Ketika usiaku masih 12 tahun aku layaknya anak-anak normal, dengan penglihatan mata yang sempurna, aku bisa melihat wajah ibuku yang cantik dan ayahku bentuk wajahnya yang bulat dengan hidungnya yang begitu mancung, dan kakakku yang ca…

Cerpen Karena Kau Rajawaliku

Gadis itu memandangnya. Pria berbadan tegap yang berdiri tepat di hadapannya. Pria itu masih memegang daun pintu rumahnya yang baru saja ia buka untuk seorang gadis yang terlihat asing di matanya. Gadis yang dibukakan pintu terlihat terengah-engah di bawah guyuran hujan yang begitu derasnya.
"Richi..", panggil gadis itu dengan senyuman lebar di bibirnya dan seberkas kelegaan di matanya. Yang dipanggil 'Richi' hanya terdiam menatap lekat gadis itu dengan bingung bercampur heran. Ia tidak mengenali gadis yang memanggil namanya seakan ia mengenal dirinya itu. Ia mengerutkan kening.
"Who are you?", tanya Richi akhirnya. Cewek itu hanya bisa tertegun, senyuman yang mengembang di wajahnya kini hilang ditelan derasnya hujan. Nafasnya yang semula terengah-engah, mulai kembali menjadi hembusan normal, tapi sinar yang sebelumnya terpancar dari matanya kini meredup. Tak tau apa yang harus diperbuat, ia mencoba meyakinkan diri bahwa pria yang selama ini dirindunya…

Cerpen Amnesia

Gorden putih yang menutupi setengah dari ventilasi yang terbuka itu, membuat cahaya matahari pagi masuk memancarkan sinarnya, hingga meronakan wajahku yang kuning langsat ini. Kehangatannya terlalu dalam untuk dihayati, lalu terbersit dalam hati untuk memejamkan mata sambil berusaha menerka-nerka. Hujan memang baru saja berakhir, lalu pelangi secara beriringan memadu warna di langit dan ditambah dengan pemandangan danau di tepian taman yang bisa kulihat dibalik ventilasi yang setengah terbuka ini. Sungguh membuatku merasa sangat nyaman, betul-betul nyaman. Namun semua kenyamanan itu sirna, ketika aku tersadar, hari itu aku hanya bisa berbaring menyelimuti diri dan terkadang meringis sakit karena bekas luka yang ada di dahiku. Entah apa yang terjadi. Dua hari yang lalu aku baru tersadar, aku sudah dalam keadaan yang tidak layak untuk dikatakan sehat di Rumah Sakit yang menurutku mewah dan aku pun lupa. Lupa, lupa semuanya. Memori yang teringat hanyalah ilmu-ilmu pasti yang seperti…

Cerpen Love Song In The Rain (Part 2)

"Kenzie maaf. Aku harus kembali sekarang." Finza tiba-tiba saja ingin kembali ke kotanya, tempat dimana masa masa depannya sedang menunggu.
"Kemana?" tanya Kenzie hati-hati.
"Kenzie, kita nggak bisa kayak gini. Cerita tentang masa kecil kita itu udah tinggal kenangan. Itu udah lama banget. Kamu tau? Aku kembali kesini, buat balikin sebuah buku masa lalu yang dulu aku bawa. Aku mau ngembaliin buku itu, biar semuanya berakhir. Takdir kita cuma sampai waktu itu." Finza menunduk. Air mata yang berusaha ditahannya, akhirnya bergulir juga. Mengalir hangat di pipinya.
"Pergi aja sejauh yang kamu bisa. Pergi, nggak papa." Kenzie berkata lirih, namun terdengar lembut di telinga Finza. Tangannya dengan bergetar berusaha mengusap pipi Finza, mengahapus butir-butir hangat yang mengalir di sana.
"Kenzie, tolong. Aku mau tunangan dan aku nggak mau terus-terusan terikat sama masa lalu." Finza memohon. Kenzie hanya terdiam mendengar pengakuan Finza. N…

Humor Razia WTS

Pada suatu malam ada razia para WTS di pinggiran rel kereta api Tugu
Yogya,semua orang yang berada di lokasi remang -remang sekitar rel itu di
razia(di garuk) kemudian diangkut dengan truck sampah,tiba - tiba ada nenek
-nenek lewat sambil bertanya kepada salah seorang WTS yang kena razia itu,lalu
nenek itu bertanya :
"Ada apa neng kok pada naik truck ???,"
Kemudian WTS tadi menjawab:
"Mau ada pembagian permen nek !!!"
Jawab WTS itu bohongin nenek tadi. Kemudian nenek itu bertanya lagi :
"Nenek boleh ikut neng ??"
WTS menjawab : "boleh nek !!"
Akhirnya nenek tadi ikut naik truck bersama sama dengan para WTS yang di
razia tadi.Kemudian diangkut menuju Polresta Ngupasan.Sesampai di polresta
semua ditanyain(di interogasi).Setelah tiba giliran si nenek ditanya oleh
petugas:
"Lho nenek kok ikut kesini ,apa nenek masih bisa melakukan seperti WTS-WTS
itu ?".
Kemudian Nenek itupun menjawab :
"Kalau cuma ngemut-ngemut aja masih bis…

Popular posts from this blog

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Forever Friends

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen 3 Days To Live

Cerpen 2 Sahabat Menjadi 2 Penghianat

Hargai Simbol yang Ditetapkan Allah