Posts

Showing posts from October 29, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Anda Harus Menerima Realita Kegagalan

Image
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 7:20 “Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!”

Di Amerika, kegagalan hampir merupakan dosa yang tidak bisa diampuni. Kami mendewakan kesuksesan. Namun akibatnya, tekanan ini menyebabkan stres yang luar biasa. Ketakutan akan kegagalan punya bermacam warna yang berbeda. Ini bisa membuat Anda menjadi orang yang plin-plan, gila kerja, dan perfeksionis yang bergantung sepenuhnya pada kenyamanan. Karena kita takut gagal, maka kita menghindari berbagai risiko.Bagi kebanyakan dari kita, rasa takut gagal itu bagaikan bom waktu di hati kita. Bahkan beberapa orang terbaik dan tercerdas di dunia ini adalah mereka yang paling dipengaruhi oleh rasa takut gagal.Itulah mengapa saya mendorong Anda untuk merenungkan pesan sederhana ini: Kita semua pernah membuat kesalahan. Ini bukan hanya "masalah Anda"; ini masalah setiap manusia. Alkitab berkata, “Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbu…

Anda Diselamatkan untuk Suatu Tujuan

Image
Bacaan Hari ini:
1 Korintus 6:20 “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

Ada sebuah paradoks luar biasa tentang kasih karunia Allah. Kasih-Nya itu diberikan sepenuhnya dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang kepada Yesus dengan iman, namun itu juga merupakan karunia paling paling mahal yang akan pernah kita terima.Karunia-Nya itu mengorbankan nyawa Putra Allah yang tunggal.Jadi, setelah apa yang telah Yesus lakukan untuk kita, bagaimana seharusnya kita menanggapi pengorbanan-Nya itu? Kita harus bersyukur. Satu cara untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah yaitu dengan membuat hidup kita berharga.Anda tidak bisa sepenuhnya memahami anugerah Tuhan dan harga yang telah Ia bayar untuk Anda apabila Anda hidup semaunya, mengabaikan perintah Yesus, atau menyia-nyiakan hidup Anda untuk hal-hal yang tak penting. Alkitab menggarisbawahinya seperti ini: “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena i…

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Mengingat Kebaikan Tuhan