Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Inti Bumi ?

Sebuah Dasar Dari Terbentuknya Bumi Itulah Inti Bumi,Berbentuk Kristal Itulah Yang Di Katakan Seorang Yang Menelitinya,Namun Aku Tidak Tahu Akan Kebenaran Yang Sesungguhnya Akan Hal Itu,Jadi Aku Membayangkannya. Bagaimana Jika Dahulu Kala Ada Sebuah Kristal Besar Yang Di Sebut Matahari Pertama,Lalu Ia Terpecahkan,Menjadi Kepingan Dan Suatu Yang Paling Besar Akan Membentuk Matahari Yang Kita Lihat Sekarang ini,Dan Yang Sebagian Kecil Membentuk Planet. Tandanya Sebuah Kristal Itu Adalah Sebuah Energy Matahari,Karena Berukuran Kecil Ia Membentuk Lapisan Tanah,Sebab Demikian Magma Yang Keluar Dari Perut Bumi,Nantinya Dia Akan Menjadi Tanah.Dan Jika Kenyataan Kristal Itu Adalah Benar,Maka Jika Kita Mengambil Sebaguan Kristal Itu,Kita Akan Memiliki Sebuah Matahari,Dan Bagaimana Kita Dapat Mengambilnya Tentu Dengan Membuat Lubang Dengan Sebuah Kristal Juga Yang Mampu Diam Di Dalam Panas, Tapi Coba Lihat Akan Dampaknya,Itu Perlu Di Perhitungkan. Sebab Demikian Jika Ada Perubahan Pada Kristal …

Kau Balas Pandang

Hey Kau,Aku yang Tak Tahu
Kau beri Tanda
Hey kau,Aku Yang Memandang
Kau Balas Pandang
Hey kau,Aku jadi mau Tanya
Mengapa kau Balas Pandang
Apakah Kau Balas cintaku
Aku Tak Tahu
Aku ingin Tahu
Aku Mau Tanya
Benarkah rasa Cintaku Kau balas
Aku Jadi Salah tingkah 
Kau Balas Pandangku
Cintaku memandang Cintamu Balas Pandang
Aku jadi mau Tanya
Benarkah Cintaku Terbalaskan
Dengan Kau Balas Pandang
Ku lihat Sama Pandangmu Dan Pandangku
Aku Jadi mau tanya
Benarkah kau Merasakan Cintaku
Jadi kau Balas Pandang

Mati hati

Tak Tahu Aku Tak Tahu
ku Tanya-tanya inginku Tahu
Dia Yang tak ku Tahu
Dia Yang buat Rasa Di hati kembali
Ku Tanya-tanya Luapkan ingin tahuku
Rasanya lebih baikku Tak tahu
Ku Tanya Nyatanya Dia Telah Di miliki
Lebih Baik Tak ingat Rasa Itu lagi
Ku Tanya buktinya Dia Ada Yang punya
Terlambat Karena Telah Berlalu
Benar-benarku Butuh lupa
Namun ku Rasa Ada baiknya
Biarku Ingat,biarku ingat Dia massa Laluku
Jadi aku Tahu
Rasanya Cinta Yang Telah Dimiliki Yang Lain
Bagai Tunas Muda Yang Baru tumbuh
Kinipun Mati Sebab Di injak-injak 
Orang lain Yang Telah memilikinya
Rapuh Aku,Patah Lagi Aku,Mati hati ini
Yang kurasakan Mati hati
Berkali-kali Kurasakan Patah hati
Buat hati jadi Mati Hati

Yang ku Suka Darimu

Ketika ku pangdangimu
Aku jadi ingin memandangimu lagi
Lamaku Pandangi Terasa di hati bergetar
Terus Aku memandang,Aku Tak Rasa Jemu-Jemu
ingin Selalu Dan Terus Terbayang Aku Memandangimu
Luapkan Rasa ingin memelukmu Dari Belakang
Dari belakang ingin ku Dekap Kau Sayang
Luapkan Rasa Di hati,Biar Lepas,Bebaskan Hati Yang Menggebu-gebu
ingin ku Pandang Dan ku Tatap Dari Dekat
Membelai Rambutmu,Membelai pipimu
hingga Aku lunglai Hati Terpanah Oleh Pandanganmu
Dekapanmu Yang Tak ingin Ku Lepas Selamanya
Itu Yang ku Suka darimu Tak Jemu-jemu Aku ingin Memandang

Aku Benalu Dan Aku Pengemis

Sejakku di lahirkan Aku Telah mengemis
Merengek,teriak ibu Aku butuh Susumu
Aku T`lah mengemis Dan Akulah Pengemis
Pengemis Di Sepanjang Hidupku
Aku Selalu Mengemis Ketika Aku kanak-kanak Aku Mengemis
Ibu Aku Minta Uang Saku
Ketikaku Dewasa Aku Mengemis Mencari Kerja,Mencari usaha
Cintapu Aku mengemisnya
Cinta Maukah Kau Jadi Teman hidupku,Penolongku
Agar Aku Menjadi Lengkap Untuk Kembali Ke Surga
Dengan tulang rusukku Karena Kaulah tulang rusukku
Bahkan Waktu Berkeluarga Aku Mengemis 
Tuhan Tolong Jadikan buahku ini
Dapat Duduk Di Menara Yang tinggi
Jadikan Ia Berkenan Di Hadapanmu
Sehingga ia Layak untuk Duduk Di Menara Tinggi Tuhan
Dan matipun Aku Mengemis
Kiranya kuburkan aku Dengan layak
Akulah Pengemis Di Sepanjang Hidupku
Yang Serupa Dengan Benalu Tak Dapat Hidup Tanpa Engkau Tuhan
Tuhan Kaulah Pohon Kehidupan Dan Aku Benalu Yang Tumbuh
Di Pohon Kehidupan Aku Benalu Dan Aku Pengemis

Tak Yakin Untuk Mencoba

Bunga Mekar Tanda Panggilan Hatiku
Untuk Datang mengHampirimu
Coba Kau lihat Apakah ia melihatmu
coba kau lirik apakah Dia melirikmu
Coba kau pandang Apa ia memandangmu
Coba Kau Datang Apakah Dia Tak Pergi Darimu
Bila Kau Tak Yakin bunga Belum Mekar
Buat Apa Kau Hampirinya
Madu Belum Siap untuk Di Hisap
Tak Manis Bila Kau hinggapi
Untuk Apa Kau Coba-coba Terbang Tuk hinggapinya
Bila bunga Belum Merasa
Buatku Tak Yakin Untuk Mencoba
Bila Kau Tak Berikan Aku Suatu Tanda
Bahwa Ku Pantas Tuk Hinggapimu

Kau Yakin Aku Yakinkanmu

Buat Apa Kau cicip-cicipi Aku Lagi
Bukankah Kau Pernah Merasakannya
Untuk Apa Kau coba coba Aku lagi
Bukankah Kau Pernah Mencoba
Bila Kau benar-benar Cinta
Bila Kau benar-benar Merasakan lagi
Ikat Saja Aku ini Kencang-kencang
Biar Tak Ragu-ragu lagi
Biar Tak kosong
Biar Terisi hingga Penuh
Hingga kau TakPerlu Lagi Mengisi Dengan isi Yang Lainya 
Buat Apa kau isi Dengan Yang lainnya
Bila Selalu Mengering Dan Kau kosong lagi
Untuk Apa Kau Coba-coba lagi
Bukankah kau Tahu isiku
Tak ingin Pernah Biarkanmu kosong Kembali
Yakinlah Akan Yang Sekarang ini
Buatku Yakin itu Yang ku perlu sekarang ini
Kau Yakin Aku Yakinkanmu

Jalan Hidup Sadarkan Aku

Ku Telusuri jalan
Jalan Di Sepanjang Hidupku
Aku bagai Kereta uap
Yang ingin Makan,ku Perlu Menguap
ku ingin Minum,Ku perlu Uap
Buat Jalan-jalan hidupku Terhentikan
Karena Ku perlu menguap
Menguapkan asap Dari mulutku
Jadikan Tubuhku Bau uap
Jalan cinta Aku Hentikan Demi Uap
Jalan Ke Suksesan Tak ku Jalani Demi Uap
ingin Ku hantikan Saja Kereta uap ini
Biar banyak Jalan-jalan hidupku
Tak Hanya Jalan Uap Yang ku jalani
Jalan hidup Sadarkan aku
Hentikan Kereta uap ini
Tuhan tolong Aku
Hentikan Kereta Uap ini
Biar Banyak Jurusan Jalan hidupku

Kau Yang Pantas Ku ingat

Kau Hujam Aku Dengan Ingatanku
Kau Taburkan,Kau Tamankan Kembali 
Benih-benih Ingatanku Yang lalu
Kau Sirami Dan Kau pupuki Berulang-ulang kali
Biar Ku ingat
Biar ku ingat Kau Yang Tanam Dan Rawat
Benih Cinta-cinta ini Agar Terulang Kembali 
Tumbuh Di Taman Kasih Dan Sayang
Yang Selalu Akan Terulang Kembali 
Di Dalam ingatanku Yang Hilang
Dan kini Teringat Kembali
Bahwa Kaulah Kasihku
Kasih Yang Pantas
Yang Selalu Pantas
Kekasih Yang Pantas ku ingat Selalu

Ku Rasa Aku Pencundangmu

Kau awali biar yang kurasakan kau temanku
Kau Datangiku Saat tiada lagi Teman Di sisi
Kau Hampiri Di Saat Kesunyian Sepi
Buat gembira Rasa Di hati
kini  Kurasa Ku Harus mengakhiri
Ku Sadar Jalan-Jalanmu bukan Jalanku
ku Mengerti Ku Membuatmu Jemu Tak Asik Lagi
Dan ku Tahu Lalu ku Rasa Aku hanya Dapat Jadi pecundangmu
Buat Apa Kau Sebut Aku Teman lagi
Di Pandangpun Kini Seperti bukan Teman Di Sisi
Mengapa kita Harus Bersama-sama lagi
Lebih Baik Akhiri Urusan kita ini
Dan Jangan Bertemu Dengan Pecundangmu Lagi
Masih Banyak Pecundang Yang Dapat kau Cari
Karena kini Aku Tak Mau lagi
ku Sadar Aku Tak Mampu Temanimu Lagi
Cuman Kacung Dan Cuman Pecundang ini

Tak Seperti Dulu

Aku Tak Tahu Hingga Aku Tak mengerti
Apa Yang terjadi Dengan Aku Yang kini
Di Saat Lalu Ku Rasakan,Ku Terkenang Asik
Hingga Kau Dan Aku Saling Hampiri
Sampai Ada Ganjalan Terasa Tak Lengkap
Bila Hari-hari Tak Terisi Waktu Bersamamu
Karena Bersamamu Aku Rasa hidup
Bersamamu Lepas,bebas,terbang
Melayang-layang kemana hati jadi senang
Apa Yang Terjadi kini 
Rasa sunyi Hampiriku
Kejemuan Membayangiku
Apa Yang Terjadi Kurasa Tak Seperti Yang Dulu lagi
Kecemasan Menghantui
Percaya tiada Lagi
Haruskah Aku Mengakhiri
Ku Tak Seperti Dulu Lagi

Sekali Lagi

Kau Datang tuk Sekali
Tuk Taburkan Cinta Di hati
Cinta Yan Pertama Yang Kau tinggalkan Pergi
Yang Sekali Pernah Melukai hati
Dan kini Kau Datang Sekali lagi
Dan Sekali Lagi Kau Pandangi Aku Lagi
Dan Kiniku Sekali Lagi Merasakan Cinta Di hati Lagi
Yang Datang tuk Sekali lagi
Coba Tuk Kau Pandangi Aku lagi
Coba Tuk Kau Datangi Aku Lagi
Coba tuk Sekali lagi Kau Katakan Cinta Padaku lagi
Coba tuk Sekali lagi Taburkan Cinta Di Hati
Coba tuk Kau Rasakan Bersamaku Lagi
Coba tuk Sekali lagi Kau kuatkan Cinta Yang Kurasakan Lagi
Dan Coba tuk Jangan Kau lukai Aku lagi
Coba Tuk Sekali Lagi Tuk Selamanya Di Hati
Sekali lagi Tuk Selamanya Di Hati

Mungkinkah Yang Lalu

Apakah Yang kini yang akan Kembali lagi
Apakah Yang Lalu Yang kini kan Kembali
Karena Yang kini Adalah Yang Lalu Yang Berlalu
Yang Datang Kembali Mengisi Hari-hari
Ku lalui Hari Dengan Dia Yang telah lalu
Berlalu-lalu Hari kinipun Semakin menjadi
jadikan cinta kini tumbuh kembali
Walauku Tak Tahu
Mungkinkah Telah Berlalu
Mungkinkan Terlambat
Aku Tak Tahu
Dan kini Hati ini Bertanya-tanya Selalu
Mungkinkah Telah Berlalu
Mungkinkan Terlambat
Aku Ingin Tahu
Mungkinkah Yang Lalu
Yang Kan Kembali Lagi

Bila Kau

Bila kau Yang Menarik
Akan lebih tertarik Hati ini
Bila kau yang mengikat
Akan lebih kuat ikatan hati ini
Bila Kau yang mengulur
Akan lebih Panjang cinta ini
Bila Kau Yang Menyelam
Lebih Dalam Cinta ini
Bila Kau Yang Terbang
Lebih Tinggi Aku Mencintai
Bila Kau Yang Nyalakan
Lebih membara Cintaku ini
Bila Kau Yang mengawali
Ku kan Lebih Tak ingin Mengakhirinya
Bila Kau Untuk Selamanya Di Hatiku

Aku Ingin Berlabuh

Berlabuh Aku ingin Berlabuh
Bersandar Aku ingin bersandar
Obati lelah Terus Melangkah
Melangkah Aku Melangkah
Mencari-cari Dimana Pelabuhan Terakhirku
Akhir Langkah Terus Mencari Dimana Hatikan Berlabuh
Tanpa daya Aku kini Tetap Terus Mencari Sandaran Akhir
Daya Akhir Yang Terombang-ambing Mengharap kecil 
Ombak Kan Sampaikan Aku Ke Sandaran Akhir
Aku ingin Berlabuh Tanpa Mesin
Aku Ingin Berlabuh Tanpa Dayung
Aku ingin Berlabuh Tanpa Layar
Aku ingin Berlabuh Dengan Ombak Yang kirimkan 
Aku Ke Pelabuhan Akhir

Ingatkan Waktu Kawan

Ku Lalui massa-massa
Ku Silih Berganti waktu
Hanya Bersamamu
Kawan Terbang Di Awan-awan
Kian Kemari Terbang Bersamamu Kawan
Ku Sakit,ku jatuh,ku bangun ku Suka 
Bersama-sama Menari Di Atas Awan-awan
Hay Kawan kita Selalu Bersama
Maaf Kawan Kini Waktu Mengajari Aku
Butuh Waktu Aku Bersama Yang Lain
Kau Tahu Kawan Jam Satu kan Berganti Jam dua
beri waktu Aku Tak mesti Bersamamu 
Mengertilah Waktu Hay Kawan
Sejenakku Bersama Yang Lainnya
Nanti Waktu Jam dua Kan Kembali Ke Jam satu
Ingatkan Itu Waktu Pasti Akan Kembali

Kesendirianku

Kesendirianku Aku Tetap melangkah
Melangkahi Hari-hari tanpa ada yang di sisi
Alampun Angkat Berbicara
Aku akan Temani di sisi
Coba Kau lihat Aku
Ada Yang Tersembunyi Disini
Menyembunyikan Diri Dengan Maksud Arti
Sebuah Arti Untuk mengisi sepi
Aku kan Temani Di Sisi
Bila Tiada yang Temani
Menghapus Sepi sendiri Bersama Alam Yang mewarnai Hari-hari
Tetaplah melangkah,walau sendiri
Dengan Maksud Arti Kau Temani Alam ini
Walau Tanpa Teman Disisi Alamkan Temani Hari
Biar Sunyi Sepi Sendiri Ku Masih Ada Teman Di Langkah-langkah Hari
Yang Hapus Gundah Laraku Dalam Kesendirianku

Tak Mampu Mencintai

Ku Sadari bahwa diri
Tak mampu lagi Mencintai
Karena Cinta Telah Berubah Arti
Cinta Yang Jadi Kehancuran Hati
Hati Yang kini ku Jalani Di Sepanjang Hari
Menuntunku Kepada Kesakitanku
Membawaku Pada Arti
Aku Tak mampu lagi Mencintai
Cinta Yang Kini Ada di Hati
T`lah menjadi Serbuk Yang Tak mampu Tersusun Kembali
Kesadaran Diri membawakan Arti
Ku Tak Mampu Mencintaimu
Kini cinta Yang ku Jalani Tiada Artinya Bilaku Tak mampu
Kehancuran Selalu membayangiku
Bagai Bayang-bayangku Yang Selalu Menyertaiku
Aku Takut Sakit Lagi
Aku tak mampu bilaku Sakit lagi
Apalah arti bilaku Tak mampu Mencintaimu lagi
Terlalu Sakit Dan Hancur Hati ini
Bagai Serbuk dan Serpihan Yang Tak mampu Di Susun Kembali

Ku Diam Hati

Diam Diam ku lirik Hati
Diam-diam ku memandang Hati
Diam-diam ku inginkan hati
Di Dalam Diam ku mencintai hati
ku pandang,ku ingin luluhkan hati
Walauku Tak tahu si isi hati
Si hati yang dalam diam aku cintai
Sungguh ku ingin mati
karena cinta yang berdiam hati
Tak Tahu Hati,Tak Tahu Satukan Hati
Tak Tahu Apakah Si Hati Telah Di miliki
Ku Tak Tahu Hati
Apakah Si Hati Mau Satukan Hati
Ku Tak Tahu Hati
Bukan ku Kejar Hati,Malah ku Diam Hati

Bukan Diam Di Lampu Jalan Yang Padam

Berjalan Terus itulah Keharusan
Mencapai Tujuan Yang ingin Kau Tuju
Namun Jalan Pastikan !! Ada Lapu Jalan
Karena Jalan Di Selimuti Gelapnya Malam
Coba Perhatikan Lampu Di Jalan
Pastikan Jalan Tak Berhenti Di Saat Lampu Jalan Gelap
Karena Di Setiap Jalan Ada Lampu Jalan Yang Terpadamkan
Karena Tak Pastikan !! Jalan Untuk Mencapai Sebuah Tujuan Lampu Akan Terang 
Di Sepanjang Perjalanan Yang Kau Tempuh
Berjalan Terus Bila Lampu Jalan Padam
Tak Mesti Berhanti Sejenak Di Lampu Padam
Karena Pastikan Ada Lampu Di Jalan Yang Terang
Lelah Terkadang Selalu Menghampiri
Kehabisan Daya Pastikan Datang
Ketempat Terang Dan Di Tempatnyalah 
Kau Seharusnya Berhenti Sejenak
Bukan Diam Di Lampu Jalan Yang Padam

Ada Rasa Yang Pasti Kembali

Pertamaku jumpa
Ku ingin Memandangimu,ku ingin Perhatikanmu,ku ingin Membayangkanmu
Ku Tahu itu hanya Sekedar inginku
Tapi Kau nyatakan Bahwa itu bukan sekedar inginku
Dan Kau Mampu Getarkan Rasa yang Lain di hati ini
Hingga kegilaan ku lakukan sendirian Luapkan Kegiranganku
Akan Rasa Yang kurasakan Di hati ini
Buatku Bertanya tanya Akan Rasa ini
Rasa Yang walau hilang,Walau lupa,Walau pergi,walau sirna
Walaupun Rasanya Seperti membuang kucing Di dalam karung
Rasa ini menuntunku untuk kembali
Kembali merasakan di hati
Ada Rasa Yang Pasti Kembali
Kembali menuntunku
Kembali Temukanmu
Kembali ingatkanku
Bahwa ada rasa Yang Pastikan Kembali Di hati ini
Saatku inginkanmu bersamamu
Pasti Ada Rasa Yang Akan kembali
Hanya Bersamamu ku ingin kembali
Kembalikan rasa Yang ku rasakan Hanya bersamamu
Karena itu Cinta
Karena Cinta Pastikan Ada Rasa Yang Pasti Kembali

Rindu Menulis Biar Aku ingat

Lembaran putih mengapa kini kau kosong ?
Biarku ingat yang lalu kau terukir
ukiran tinta hitam di lembar lalumu
Jadi Rindu Aku menulis
Mengukir Tinta hitam di atas lembaran putih kosong
Biarku ingat yang lalu,Mengapa Aku ingin menulis ?
Biar Aku dapat mengingat,Mengingat rindu aku yang lalu
biar aku Tak kosong
Jadi Rindu menulis biarku ingat lagi
Catatan yang t`lah berlalu
Bahwa aku pernah terisi oleh yang lalu,
Yang lalu ingatkanku,Yang lalu rindukan aku
Biar yang lalu ku tulis kembali
ku tulis di lembaran baru putih dan kosong
Nyatakan bahwa kau pernah tertulis di lembaran laluku
kau yang rindukan aku lagi menulis
biar tak kosong hati ini
biarku ingat selalu dirimu di hatiku
biar berwarna lagi hati ini
Biar ku ingat Cinta Yang buatku Rindu ingin menulis

Harapan Massa Lalu

Waktu Yang Seiring Berlalu
Persinggahan Yang Sering Terlalui
Kisah Yang Selalu Menjadi massa lalu
Kini Jadi Jalanku Menyadarkan Diri

Aku Hanya Massa lalu Yang Sesaat
Teman,kekasih Dan Semua Yang Tahu Akan Aku
Sesal Aku Rasakan Bahwa Aku 
Hanyalah Sebuah Massa Lalu

Dan kini Aku Sadari
Bahwaku Akan tetap disini
Biar Waktu mengulang lagi
Dan kau Tetap ingatkan Aku Lagi

Bahwa Aku bukanlah Massa lalu
Karena kini Aku Baru Dan Kembali Lagi
Sebuah kisah Yang Cepat Berlalu

Tak Kuatkan Ingatan Yang Terulang Lagi
Bahwa Aku Pernah berada Disini
Menjadi kenangan kisah Massa lalu
Karena Harapanku kisah ini
Menjadi kisah Massa kini

Aku Hantu Di Jalanmu

Semoga kau Mengerti Dengan ini
Aku kini Telah Mati Di Kehidupanmu
Kau Tahu Aku kini
Aku Hantu Yang Telah Mati Di Jalan Jalanmu

Aku Hantu Yang Tak Dapat Hidupkan 
Suasana Di Jalan Jalanmu
Aku Hantu Yang Tak Dapat Terangi
Jalan Jalanmu

Tolong Jangan Kau Cari Cari Aku Lagi
Dengan Alasan Akan hidupkan Aku Lagi Di Jalanmu
Kini ku Rasakan Hanya Jalan Tuhan Yang Mampu Hidupkan Aku Lagi

Hanya Tuhan Yang Dapat Temani Aku Lagi
Hanya Tuhan Yang Dapat Hidupkan Suasana Di Hati
Hanya Tuhan Yang Mampu Terangi Jalan Jalanku Lagi
Andai Kau Sama Dengan Jalanku Yang kini
Mari kita Berteman lagi

Khayalanku

Buat Apa Aku Mengkhayal
Yang Tak mungkin Aku Dapati ?
Untuk Apa Aku Mengkhayal
Yang Tak Aku ketahui Pasti ?

Memandangmu Dari jauh Dengan Seribu Tanya di benakku
Dengan Langkah Yang Tak Mampu Untuk Mendekati
Mendekati Khayalanku
Memandangi Khayalanku

Di Benak inginku Tahu
Di Rasa ingin Aku Dapati
Kepastian menghantui Aku

Pandanganku Tertuju hanya Pada Khayalanku
Untuk Buatku Wujudkan khayalanku
Bersanding ku Dapati Pasti
Bahwa Khayalanku Yang Tak mungkin 
Kini Aku Dapati Dan ku Tahu Pasti
Bahwa Dia Buatku Wujudkan
Dia Untuk ku pastikan 
Aku Dapati

Seorang Yang ingin ku Pandang

Hey,Bunga-bunga Di Taman
Hanya Dirimu seorang
Yang Buatku Tak jemu-jemu memandang
Hanya Pada Dirimu Seorang
Yang buatku melayang-layang terbang

Mengkhayalkan Dirimu Seorang
Yang Akan Temani hidupku Di Sepanjang Jalan
Terbang melayang Layang Bagaikan Sepasang Merpati Yang Terbang
Yang ku lihat Di Awan Awan
Di Dalam Khayalanku

Oh Betapa indahnya Sayang
Hingga Sayangku Akan Jadi Satu
Hanyalah Dirimu Seorang
Hanya Dirimu Seorang Yang ingin ku Pandang Selalu

Teman Hantu

Mengapa Kau Selalu Asik Sendiri
Seolah Tiada Temanmu Lagi
Apakah Yang Terjadi Denganmu Yang kini
Seolah ku Berjalan Sendiri

Ku Ajak Kau Hepi Hepi
Namun Apa Yang ku Dapati kini
Kesunyian Seolah Ku Sendiri
Dan Kau Bagai hatu Yang menemani

ku coba coba untuk Temani
Dirimu Yang kini
Bagai Hantu Yang menemani
Namun Apa Yang Kini Aku Dapati
Kau Pergi tinggalkan Aku Sendiri

Dasar Kau Teman Hantu
Yang Datang Dan Pergi
Tanpa Ada kata Datang Dan Pergi
Seolah Kau Teman Tiada Arti
Tiada Arti untuk Selama ini
Buat apa ku pikir pikir Lagi
Semoga Kau Mengerti Akan Kata Kata ini


Dari Seorang Teman Yang Tahu diri Seharusnya Kau Katakan ini
Yang Kutuliskan Buat Sandi Kalong Di Saburai Bandar Lampung
Akulah Teman Hantumu Maaf untuk Selama ini Apri olenk

Jiwa Dan Hatiku

Kasih Aku Tak Mengerti
Kini Jiwaku Ingin Berada Di Belakangmu
Menjadi Bayang-Bayanganmu
Biar Ku Terbayang-Bayang Akan Kamu
Dan kini Hatiku Ingin Kuletakkan Di Pangkuanmu
Biar Ku Rasa Nyaman Di Pangkuanmu

Hingga Menggertarkan Raga ini Untuk Mengartikan Kepadamu
Betapa Hati Dan jiwaku inginkan Kamu
Buatku Mengerti Akan Cinta Yang butuhkan Pengorbanan
Maka Maka Ku Persembahkan Jiwaku Di Belakangmu
Dan Ku Serahkan Hatiku Di Pangkuanmu
Biar Raga Ini Tahu
Dimana Letak Jiwa Dan Hatiku Berada
Bersamamulah ku Letakkan Jiwa dan Hatiku

Yang Terlupakan

Ketika Musim Berlalu
Dan Waktupun Berganti
Mengapa Aku Kembali Kesini
Untuk Mengingat Yang Terlupakan

Perjalananku Menuntunku
Untuk kembali Mengingat
Untuk lupakan kisah Aku Yang Ada Disini
Karena Aku Salah Berada Di Sisimu


Dan kini Aku Sadari Benar Yang Kau Katakan
Bahwa Cinta Tak hanya Nafsu Sendiri
Dan Aku Menyadari Hal Terindah Bukanlah Nafsu
Bukanlah Nafsu Yang Perlu aku Kenang Disini

Benar Kini Aku Sadari 
Bahwa Nafsu Adalah Sebuah Hal Penyesalan
Penyesalan Yang untuk Di Kenang kembali Di Sini

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You