Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 25, 2017

Tiada Lagi Air Mata

Baca: Mazmur 6"Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (Mazmur 6:7)Air mata bisa dikatakan bagian hidup manusia, mulai dari manusia dilahirkan sampai ia menutup mata, hidup manusia selalu diwarnai air mata yang tak kunjung habis. Kelahiran bayi ditengah-tengah keluarga diawali tangisan dan tetesan air mata; begitu keluar dari rahim ibunya ia sudah mulai menangis, air mata pertama sebagai pertanda kehadirannya di dunia. Ketika diperhadapkan dengan masalah dan pergumulan hidup yang berat air mata kembali mewarnai hari-hari manusia, seperti yang dirasakan pemazmur: "...aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (ayat nas); dan ketika manusia sudah menyelesaikan 'kontraknya' di dunia alias meninggal dunia, perpisahan itu ditutup pula dengan derai air mata oleh keluarga, sahabat, teman, kerabat dan orang-orang terdekat.Tetapi, pada saatnya air mata itu a…

Aku Ingin Berlabuh

Berlabuh Aku ingin Berlabuh
Bersandar Aku ingin bersandar
Obati lelah Terus Melangkah
Melangkah Aku Melangkah
Mencari-cari Dimana Pelabuhan Terakhirku
Akhir Langkah Terus Mencari Dimana Hatikan Berlabuh
Tanpa daya Aku kini Tetap Terus Mencari Sandaran Akhir
Daya Akhir Yang Terombang-ambing Mengharap kecil 
Ombak Kan Sampaikan Aku Ke Sandaran Akhir
Aku ingin Berlabuh Tanpa Mesin
Aku Ingin Berlabuh Tanpa Dayung
Aku ingin Berlabuh Tanpa Layar
Aku ingin Berlabuh Dengan Ombak Yang kirimkan 
Aku Ke Pelabuhan Akhir

Ingatkan Waktu Kawan

Ku Lalui massa-massa
Ku Silih Berganti waktu
Hanya Bersamamu
Kawan Terbang Di Awan-awan
Kian Kemari Terbang Bersamamu Kawan
Ku Sakit,ku jatuh,ku bangun ku Suka 
Bersama-sama Menari Di Atas Awan-awan
Hay Kawan kita Selalu Bersama
Maaf Kawan Kini Waktu Mengajari Aku
Butuh Waktu Aku Bersama Yang Lain
Kau Tahu Kawan Jam Satu kan Berganti Jam dua
beri waktu Aku Tak mesti Bersamamu 
Mengertilah Waktu Hay Kawan
Sejenakku Bersama Yang Lainnya
Nanti Waktu Jam dua Kan Kembali Ke Jam satu
Ingatkan Itu Waktu Pasti Akan Kembali

Kesendirianku

Kesendirianku Aku Tetap melangkah
Melangkahi Hari-hari tanpa ada yang di sisi
Alampun Angkat Berbicara
Aku akan Temani di sisi
Coba Kau lihat Aku
Ada Yang Tersembunyi Disini
Menyembunyikan Diri Dengan Maksud Arti
Sebuah Arti Untuk mengisi sepi
Aku kan Temani Di Sisi
Bila Tiada yang Temani
Menghapus Sepi sendiri Bersama Alam Yang mewarnai Hari-hari
Tetaplah melangkah,walau sendiri
Dengan Maksud Arti Kau Temani Alam ini
Walau Tanpa Teman Disisi Alamkan Temani Hari
Biar Sunyi Sepi Sendiri Ku Masih Ada Teman Di Langkah-langkah Hari
Yang Hapus Gundah Laraku Dalam Kesendirianku

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You