Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 2, 2018

Tiada Lagi Air Mata

Baca: Mazmur 6"Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (Mazmur 6:7)Air mata bisa dikatakan bagian hidup manusia, mulai dari manusia dilahirkan sampai ia menutup mata, hidup manusia selalu diwarnai air mata yang tak kunjung habis. Kelahiran bayi ditengah-tengah keluarga diawali tangisan dan tetesan air mata; begitu keluar dari rahim ibunya ia sudah mulai menangis, air mata pertama sebagai pertanda kehadirannya di dunia. Ketika diperhadapkan dengan masalah dan pergumulan hidup yang berat air mata kembali mewarnai hari-hari manusia, seperti yang dirasakan pemazmur: "...aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku." (ayat nas); dan ketika manusia sudah menyelesaikan 'kontraknya' di dunia alias meninggal dunia, perpisahan itu ditutup pula dengan derai air mata oleh keluarga, sahabat, teman, kerabat dan orang-orang terdekat.Tetapi, pada saatnya air mata itu a…

Cerpen Cinta Winda

Kos winda masih tampak sepi.Gerbang pintunya masih terkunci rapat dan tampak orang-orang berlalu lalang lewat depan kos.Selang beberapa menit kemudian ada seorang perempuan yang membuka pintu kos dari dalam dan ia pun keluar untuk membuang sampah.Suasana memang masih pagi.Kicauan burung dan ayam berkokok belum bisa membuat winda dan temannya bernama dian yang sering dipanggil emak ini bangun dari tidurnya.Mereka berdua memang satu kamar.Winda dan dian sudah berteman selama hampir tiga tahun semasa kuliah di sebuah universitas terkemuka di kota pahlawan Surabaya.Mereka masih asyik tidur dan membayang-bayang dalam mimpi.     Tapi tiba-tiba winda sudah mulai bangkit dari alam mimpi.Kemudian dia menggeliatkan tubuhnya untuk melenturkan otot-otot yang bengkok sewaktu tidur.Tanpa pikir panjang lagi ia mengambil handuk dan sabun untuk mandi.Dia langsung melangkahkan kakinya dengan sedikit malas ke kamar mandi.Sedangkan dian sepertinya masih malas untuk bangun. Sedari tadi ia hanya seten…

Cerpen Alunan Piano Dave

Di siang hari yang panas, Momo baru pulang kuliah. Sampai di rumah, dia langsung merebahkan diri di sofa ruang tengah. Sofa warna cokelat kesayangannya. Di situ tempat favoritnya untuk menghilangkan penat. Jendela yang berada tepat di samping sofa itu selalu menghembuskan semilir angin, hingga Momo betah berlama-lama duduk di sana.     Beberapa menit Momo duduk di sofa, dia mendengar alunan suara piano. Momo menengok ke jendela. Dari jendela itu bisa terlihat jendela rumah sebelah. Rumah Momo dengan rumah sebelahnya dibatasi oleh taman kecil. Dari jendela rumah sebelah itu, Momo melihat seseorang memainkan piano.     Seorang laki-laki muda berkacamata sedang serius memainkan piano. Dia menunduk tanpa menoleh sedikitpun. Tampaknya dia sangat menikmati sentuhan jemarinya dengan tuts piano. Momo terus memperhatikan, meski dia tak mengerti lagu apa yang sedang dimainkan."Momo, kamu lagi lihat apa?" tanya Mama."Eh, Mama.... Itu, ada cowok lagi main piano di rumah sebela…

Cerpen Indah Pada Waktunya

"Ka... Karen..." Mama menggoyang-goyangkan tubuh Karen.Karen tetap bergeming."Karen, ini udah siang, loh! Kamu ga takut telat ke sekolah, Nak?" Mama masih berusaha membangunkan putri semata wayangnya itu dengan menepuk-nepuk pahanya.Karen langsung berbalik ke arah Mamanya dengan mata yang cuma terbuka setengah. "Hmmm..." gumamnya pelan sambil melirik jam weker yang bertengger di samping tempat tidurnya. Sudah jam setengah tujuh pagi.Tapi bukannya bangun, dia malah memeluk gulingnya. Matanya pun ikut terpejam lagi."Loh, Karen.. Bangun, dong!" Mama kembali mengguncang-guncangkan tubuh mungil milik Karen. Kali ini lebih kuat."Mama nih gimana, sih? Semalem kan aku udah bilang kalo anak kelas sepuluh tuh lagi ujian. Jadi aku libur.." gerutu Karen sambil membelakangi Mamanya."Oh, ya udah kalo gitu. Kamu lanjutin aja tidurnya," Mama pun bangkit dari tempat tidur dan melangkah ke luar kamar.Karen langsung menarik selimut dari kakinya…

Cerpen Merah Jambu di Lereng Pandan

Sudah dua tahun aku menjalani masa latihan kerja sebagai guru sementara di sebuah sekolah yang teletak di lereng Gunung Pandan Tepatnya di SMPN 2 Gondang, yang akrab disebut SMP Krondonan. Bukan Pegunungan yang dikelilingi oleh indahnya pohon cemara ataupun pohon pinus. Melainkan pegunungan yang dikelilingi oleh tanaman jagung dan pohon jati. Sungguh berat rasanya menjalani kehidupan di kaki gunung yang tandus dengan warga yang tak banyak ini. Itupun jarak satu kampung dengan kampung lainnya cukup jauh. Tak khayal jika murid-muridku harus berjalan kaki selama satu jam untuk sampai di sekolah dengan menyebrangi sungai-sungai yang melintasi kaki gunung ini. Ditambah lagi dengan jaringan komunikasi yang sulit. Yang membuatku tak bisa leluasa untuk berkomunikasi dengan keluarga di kota. Sungguh keadaan yang berbeda ketika aku masih SMA dulu yang bisa berpergian kemana-mana dengan mengendarai motor atau kendaraan umum. Ya, di desa dan di kota sangat jauh berbeda. Apalagi desa ini ter…

Cerpen Ada Teman di Balik Pelangi

'Buku cerita itu hanya bohong kok..' kata sang kakak.
Adiknya terus murung. Ada pelangi sore itu, teringat di buku cerita itu bahwa ada teman di balik pelangi.
'Aku ingin pergi ke sana..' kata sang adik.
'Baca akhir cerita itu, bukannya sebenarnya tak ada teman di balik pelangi!' kakaknya mulai sebal. Dari seminggu yang lalu adiknya selalu berkata, jika ada pelangi aku ingin pergi kesana. Mungkin disana ada teman.Kakak beradik itu tinggal bersama Ibunya dan pembantu-pembantunya. Rumahnya besar. Rumah yang terlalu besar untuk mereka bertiga. Sang ibu adalah pejabat sebuah Bank ternama.
Kakaknya sudah SMA. Dia sangat tampan dan pintar. Rapi dan sangat bersih. Di sekolah dia sangat disegani. Selain nilainya bagus, dia juga terpilih sebagai ketua OSIS. Kekurangannya mungkin karena dia kadang terlalu congkak. Beberapa kali dia berdebat dengan teman-temannya karena kecongkakannya itu. Bahkan banyak juga yang berusaha menggulingkan dia dari ketua OSIS. Hidupnya tak ny…

Cerpen Ada Apa Dengan Mimpi Ku

Semalam aku terbangun dari tidur ku, hanya karena aku mimpi buruk, “ya allah, kenapa mimpiku malam ini sangat buruk” ujar ku. Aku terdiam sejenak dan mencoba kembali tidur.Mentari yang cerah datang menghampiriku, di saat aku terdiam dan melamun, tiba-tiba ibu datang “aisyah, ada apa dengan mu, nak” ujar ibu dengan penuh perhatian, lalu aku memeluk ibu dan berkata “ibu, semalam aku mimpi buruk” ujarku dengan rasa takut, “mimpi apa, sayang?” tanya ibu dengan manis. “aku bermimpi bahwa kakek sakit, lalu tak lama… Kakek…” ujarku dengan setengah takut, “lalu kakek kenapa?” tanya ibu, tiba-tiba ayah datang menghampiri kami “ada apa ini, kok malah debat, ayuk sarapan dulu, ibu, aisyah di ajak sarapan dulu” ujar ayah, “iya, yah” jawab ibu.Ahirnya kami pergi ke ruang mkan untuk sarapan, seusai sarapan, “ayah” ujar ku, “iya, sayang, ada apa?” tanya ayah, “ayah, aisyah ingin pergi ke rumah kakek dan nenek, boleh kan, yah?” ujar ku dengan nada pelan, “tentu boleh dong, ayuk kita siap-siap pergi” …

Humor Tuhan Hilang

SiBejo Dan BurungSi Bejo sedang buru2 menuju ke kantaronya karna kesiangan bangun
dan tak sengaja dia menabrak seekor burung di tengah perjalanannya karna menendarai mobilnya dengan sangat cepat
dilihatnya burung itu, ternyata kepalanya terluka dan burung itu pingsan
karna merasa iba dan bersalah kepada burung itu maka dia memutuskan untuk pulang
sesampainya dirumah ditaruhlah burung itu dalam sangkar besi dan diciprat2inya air, tapi burung itu gak sadar juga
keesokan harinya ketika dia mau berangkat ke kantor diberinya air dalam wadah kecil dan roti dalam sangkar burung itu dipikirnya 'nanti setelah burung itu sadar pasti dia sangat haus dan lapar'
dan dia berangkat kerja seperti biasa....
burung itu ternyata sadar juga
burung itu melihat sekitar dilihatnya ada air minum dan septong roti..
terus dia melihat sekelilingnya ternyata dia ada di dalam jeruji besi
dan burung itu berkata dalam hati sambil menangis...
'Oh... Tuhan rupanya kemarin aku menabrak pengendara mobil pas…

Humor Gara-Gara Sinyal

GaragaraSinyalCowok: "aduh Bebz, nanti aja telponnya, disini sinyal aku PUTUS PUTUS ,,, !"
Cewek: "APPAAA!!! ? tega kamu ya,,, aku nelpon kamu dari paris ke indonesia kamu malah minta putus !!! ! SALAH AKU APA COBA !!"
Cowok: "tuh kan, kamu salah dengar,,, DISINI SINYALNYA JELEK!!!"
Cewek: "hikz-hikz-hikz... tega kamu, kamu putusin aku karena, kamu bilang salah aku karena aku jelek ???"
Cowok: "Disini Aku nggak dapat sinyal ! soalnya Operator aku Ax*s lagi gangguan, aku sayang kamu bebz !"
Cewek: "apaa!! kamu bilang? kamu dpat gebetan baru, yang namanya ANIS ? dan kamu lebih sayang dia? tega kamu ! tega!"
Cowok: "ya alloh, Mati gue, Bukan sayang, Aku minta kamu telpon aku sebentar lagi, Aku naik ke menara dulu, ya,?"
Cewek: "apa? oke, aku akan naik menara eifel, dan aku akan lompat, dan kamu nggak akan
ngeliat aku untuk selamanya ! dasar BUAYA! HABIS MANIS SEMPAK DIBUANG !!!"
Cowok: *#¥§%$€£
(NGUNYAH hp)3 …

Tidak Terpengaruh Keadaan

Baca: Mazmur 13"Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu." (Mazmur 13:6a)Adakalanya dalam perjalanan hidup ini kita harus melewati masa-masa yang sangat sulit dan kelam seperti Daud. Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan, lari dari satu tempat ke tempat lain, bersembunyi dari satu lembah ke lembah lain (karena terus dikejar-kejar Saul yang menginginkan kematiannya) maka sampailah Daud kepada raja Akhis, orang Filistin, dan menetap di sana untuk beberapa waktu lamanya. Di sana ia pun beroleh kepercayaan dari raja Akhis sehingga raja memberikan daerah Ziklag kepada Daud dan pengikutnya untuk didiami (baca 1 Samuel 30:1-25).Suatu ketika terjadilah peperangan antara orang Filistin dan orang-orang Israel, dan raja Akhis mengajak Daud untuk turut berperang. Tetapi keberadaan Daud dalam tim perang ini menimbulkan kecurigaan orang-orang Filistin, mereka meragukan loyalitas Daud, pikir mereka: Jangan-jangan Daud…

Tuhan Adalah Kekuatan Kita

Baca: Yesaya 40:12-31"...orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;" (Yesaya 40:31)Saat berbagai persoalan hidup mendera, semua orang berharap mendapatkan jalan keluar atau solusi sesegera mungkin. Kita berharap Tuhan tidak menunda-nunda waktu untuk menolong dan menjawab doa kita. Semua orang menginginkan segala sesuatu yang serba instan, padahal jalan Tuhan tidak ada yang instan, semua melalui proses.Ketidaksabaran menantikan Tuhan bertindak adalah faktor yang menyebabkan kita gagal melihat dan mengalami perkara-perkara besar dari Tuhan. Nabi Habakuk menasihati, "Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh." (Habakuk 2:3). Mengapa kita harus menanti-nantikan Tuhan? Karena waktu Tuhan bukanlah waktu kita. Melal…

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You