Posts

Showing posts from May 3, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen Putri Lumpuh dan Datuk Kaya

Namaku Fatimah, hari ini aku sangat sedih. Sedih sekali. Entah kenapa perasaan ini begitu menghantuiku. Tidurku menjadi tak lelap, makan tak kenyang, mandi pun serasa tak basah. Aku memikirkan suamiku yang sudah seminggu ini tidak pulang. Katanya pergi ke Binjai, untuk bersemedi mencari petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Binjai merupakan daerah dekat segeram, tempat pertama kali aku menginjakkan kaki di Pulau Bunguran ini. Binjai sudah menjadi tempat langganan suamiku bermeditasi, hanya sekedar untuk menenangkan diri.
Namun kali ini berbeda. Ia tak kunjung pulang. Bahkan saat ia pergi tidak satu pun menteri yang boleh mengikutinya. Kini Aku sudah berbadan dua setelah satu tahun kami menikah. Hal ini menambah rasa sedihku, Usia kehamilan yang sudah delapan bulan. Tinggal satu bulan lagi Aku akan menimang seorang bayi.
"Ohh Megat, Aku merindukanmu. Kini telah tujuh hari engkau tak pulang ke rumah" rintihku.     Terlahir sebagai putri kerajaan, Aku sangat bahagia. Namun dengan…

Cerpen Putri Sarah dan Putri Zula

Putri Sarah dan Putri Zula adalah dua putri yang bersahabat dari kerajaan yang berbeda. Putri Sarah dari Kerajaan Mawar dan Putri Zula dari Kerajaan Melati. Mereka sering bermain bersama di taman dekat perbatasan antara dua kerajaan yang bersahabat itu.     Pada suatu hari, Putri Sarah dan Putri Zula mendapat surat undangan untuk ikut acara Putri dan Pangeran Terbaik yang diselenggarakan di Kerajaan Teratai. Mereka ingin sekali ikut. Tapi mereka harus minta izin kepada orangtua mereka dulu. "Ayahanda, Ibunda... Bolehkah ananda ikut acara Pemilihan Putri Terbaik di Kerajaan Teratai?" Tanya Putri Sarah. "Tentu saja boleh, Ananda" Kata Raja Kerajaan Mawar. Putri Sarah senang sekali karena diperbolehkan ikut oleh orang tuanya. Putri Zula pun juga melakukan hal yang sama dan diperbolehkan ikut juga.     Hari yang ditunggu pun tiba. Putri Sarah dan Putri Zula berencana agar mereka berangkat ke tempat lomba bersama. Sesampainya di Kerajaan Teratai, sudah banyak Putri…

Cerpen Limkai Narai

Terkisahlah kehidupan dua putra Raja Ananta yang selalu rukun. Tidak pernah sekalipun mereka merompak karena berebut tahta kerajaan. Karena Pangeran Lim adalah putra sulung dari Raja Ananta dan Putri Lavina, maka ia lah yang berhak menerima tahta Kerajaan Saripati setelah Raja Ananta. Pangeran Kai saudaranya tidak pernah barang sepicing pun menampakkan sebuah kedendaman yang menjalar. Justru, ialah sosok pertama kali yang memberikan selamat kepada Pangeran Lim."saudaraku, kau telah diberi tanggung jawab yang besar oleh Ayahanda. Maka laksanakanlah tugasmu sebagaimana mestinya. Aku yakin, Kerajaan Saripati akan sejahtera jika berada di tanganmu" di lanjutkan Pangeran Kai memeluk Pangeran Lim. Lalu ia menepuk-nepuk bahu Pangeran Lim dengan bersahaja
"kau sungguh saudaraku yang sangat bijaksana. Ingatlah saudaraku, akan ku berikan semua yang menjadi inginmu" tutur Pangeran Lim     Kehidupan di sana berlangsung damai dan tentram sentosa. Tidak ada gejolak yang mer…

Renungan Pencobaan Ayub Penyakit

Baca: Ayub 1:13-22"Kemudian Iblis pergi dari hadapan Tuhan, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya" (Ayub 2:7)Akibat dari serangan Iblis semacam ini banyak orang Kristen menjadi kecewa dan akhirnya meninggalkan Tuhan. Berbeda dengan Ayub; ia tidak menyalahkan Tuhan atas hal berat yang menimpa hidupnya. Ayub beranggapan bahwa Tuhan pasti mempunyai alasan ketika sesuatu yang buruk (menurut ukuran manusia) terjadi di dalam hidupnya. Ayub menyadari bahwa di dalam mengikut Tuhan perjalanan hidupnya tidaklah selalu mulus dan tanpa masalah. Jangan hanya mau menerima yang baik saja dari Tuhan.Kita pun harus berani melepaskan sesuatu dan mau menerima hal yang buruk terjadi dalam hidup kita. Kadangkala Tuhan mengijinkan Iblis mengambil apa yang sudah diberikanNya di dalam hidup umatNya bukan tanpa maksud. Karena itulah Ayub bisa mengucap syukur untuk semua kehilangan yang dialaminya, katanya, "Dengan telanjang aku keluar dari ka…

Renungan Pencobaan Ayub Ludesnya Harta Benda

Baca: Ayub 1:13-22"Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut." (Ayub 1:22)Iblis sangat tidak suka melihat orang percaya memiliki hubungan karib dengan Tuhan. Itulah sebabnya Iblis berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan kita dari Tuhan, apa pun caranya. Salah satunya berusaha menanamkan keraguan dalam hati orang percaya mengenai kebaikan dan penyertaan Tuhan. Iblis tahu benar apa yang menjadi kelemahan manusia, karena seringkali manusia mengukur besarnya kebaikan Tuhan dari kemampuanNya memberikan berkat berupaya materi. Banyak yang berpikir bahwa semakin kaya semakin terbukti bahwa ia diberkati oleh Tuhan. Inilah celah yang secara jitu dimanfaatkan Iblis untuk meruntuhkan iman orang percaya, yaitu berusaha menghilangkan atau merampas harta yang dimiliki mereka. Alkitab menyatakan: "Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membinasakan;" (Yohanes 10:10a).Inilah yang dilakukan Iblis terhadap Ayub: menghancur…

Renungan Tuhan Menjamin Kehidupan Orang Benar

Baca: Habakuk 3"Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, ...namun aku akan bersorak sorak di dalam Tuhan," (Habakuk 3:17-18a)Arti nama Habakuk adalah "pelukan". Habakuk adalah nabi yang cepat mengambil kesimpulan. Ia menganggap Tuhan tidak adil karena membiarkan bangsa Asyur menghukum bangsa Israel.  Dalam pasal 1 dan pasal 2 terdapat dialog antara Habakuk dengan Tuhan, Habakuk tidak hanya memprotes kejahatan yang terjadi tapi dia juga sempat menantang Tuhan, bagaimana Dia yang Mahakudus dapat bertoleransi terhadap kejahatan.Mengapa Tuhan memakai bangsa Asyur untuk menghukum Israel (umatNya sendiri) yang enggan bertobat dari dosa-dosa mereka, padahal moral bangsa Asyur jauh lebih buruk daripada umat Israel. Namun di pasal 2:1-5 Tuhan menegaskan bahwa Dia akan menghukum semua bangsa secara adil, termasuk bangsa Israel, apabila mereka tidak segera bertobat; sebaliknya Tuhan akan memberikan jaminan pemeliharaan kepada orang benar. Jadi orang per…

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Mengingat Kebaikan Tuhan