Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 12, 2018

Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Cerpen Penggila

Lelaki itu duduk tak tenang pada batu cadas yang keras, sekeras deru debam kendaraan yang lalu lalang pada mulusnya Pantura yang tak pernah lengang. Sinar mentari pagi yang mulai meninggi merambatinya yang tengah menyendiri. Menghangatkan tiap-tiap inci kulitnya yang putih bersih, yang berbalut kemeja hijau rapi. Celana katun hitamnya pun nampak serasi dengan sepatu kulitnya yang basah oleh rerumputan yang diliputi embun pagi. Sebasah mawar merah merekah yang tergolek anggun pada jemarinya yang gelisah.       Ia gelisah, segelisah angin pagi itu yang tak menemukan arah. Hangatnya sang surnya tak kan mampu menjangkau hatinya yang telah membeku karena rindu. Ia rindu pada surya hatinya yang belum terbit juga. Ia menanti sendiri disini. Dalam gelisah, dalam rindu.Sayang, lihatlah embun pagi telah menguap
Tapi mengapa kau biarkan jiwaku tetap membeku?
Lihatlah sang mentari telah sedemikian bersinar
Mengapakah kau biarkan hati ini tetap padam?
Percuma pagi ini burung-burung giat be…

Cerpen Cintaku, Cintamu, Cinta Kita Bersama

"Jadi bener lo jadian sama Pandu?", suara Gita benar-benar membuat semua orang di angkot menoleh kepada kami. Kami hanya bisa cengar-cengir melihat semua mata tertuju padaku dan Gita. Dasar Gita, nggak pernah bisa ngomong pelan."Iye, pelan dikit dong, malu nih sama penumpang lain", tukasku membuat wajah Gita berlipat. Aku dan Gita bersahabat sejak lama, tepatnya saat dia pindah ke sekolahku, saat itu kami kelas 5 SD dan sekarang kami sama-sama kelas 2 SMA dan kami selalu satu sekolah. Meski tak pernah satu kelas sejak lulus dari SD, tapi Gita adalah sahabat yang terbaik yang selalu menemaniku. Dia adalah pendengar yang baik, tak pernah mengeluh, dan yang paling aku suka adalah Gita yang selalu bisa membuatku tertawa meski dalam kondisi tertekan sekalipun. Dan Pandu adalah teman sekelas Gita, orang yang saat ini membuat aku selalu merasa nyaman ada di sampingnya. Tak pernah terpikirkan olehku bisa berpacaran dengan Pandu, mungkin Gita lah yang berjasa dalam hubungan…

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

Dua minggu kemudian...
Aku benar-benar nggak tahu harus berkata apa setelah kejadian itu. Biasanya mentionan ku kosong, sekarang bahkan penuh atau overload yang sayangnya berisi caci-maki anak-anak SMA sini. Bahkan teman-temanku di Rohis mengecam ku tak kalah pedasnya, padahal tentang masalah yang tidak mereka ketahui kebenarannya.
Angel juga mengaku memention teman-temanku di IT dulu. Memang mereka meminta konfirmasi, dan aku hanya menjawab nggak ada apa-apa antara aku sama Rio bahkan nggak pernah ngejalin komunikasi di luar hubungan OSIS. Alhamdulillahnya mereka percaya karena mereka tahu track recordku semasa menjadi murid di sana, dan anak kelasku tidak terhasut oleh Angel.     Teman-teman di Rohis yang mendukung memintaku untuk muhasabah diri. Mungkin aku yang khilaf melabrak aturan islam tentang hubungan lawan jenis yang bukan muhrim, dan semanjak itu aku menjauhi Farrel. Syukurnya belum ada lagi rapat sekbid jadi aku tidak bertambah pusing. Untuk meredakan perasaan itu, aku men…

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 1)

Farrel Akmal Hakim namanya. Dia satu angkatan dan satu kelas, kelas XI IPS 2. Awalnya kami tidak dekat. Sifat yang bertolak belakang menjadi alasannya. Aku yang masih harus beradaptasi dengan lingkungan baruku (aku adalah anak pindahan), joker face ku, selera humorku yang garing, dan rasa minderku karena aku merasa tidak seperti yang lain. Berbeda dengan Farrel yang popular, cakep pula (sedangkan aku nggak cantik kalau kau tahu). Namun entah kenapa, aku dan Farrel masuk ke dalam sekbid yang sama dalam kepengurusan OSIS. Semenjak itu kami sering kerja bareng dalam membuat program. Dan entah kenapa kami menjadi sering meributkan hal-hal yang nggak penting, lebih parahnya lagi sampai terbawa-bawa ke kelas. Namun entah kenapa aku merasa senang berdebat dengan dia walaupun dia anak popular. Bahkan hal yang paling nggak penting dan garing sekalipun.     Aku sering bermain dengan empat orang temanku dengan beraneka ragam sifat. Rani, si dewasa yang terperangkap dalam tubuh yang kecil, S…

Cerpen Ayah

'Kamu jadi anak lelaki tidak boleh cengeng,' perkataan itu yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di telingaku dan selalu ke luar dari mulut ayah di saat aku kecil meminta sesuatu barang atau ketika aku kalah dalam berkelahi dengan temanku.
'Kamu nanti akan jadi 'pagar' keluarga,' kata-kata itu juga sering dilontarkan ketika aku beranjak dewasa sampai berumah tangga.
Saat itu aku pun bertanya 'pagar' yang dimaksudnya itu, kemudian dia menjelaskan tradisi Minangkabau bahwa pagar itu melindungi kaum wanita di keluargaku yang satu sepersukuan.
'Kaum wanita itu harus engkau jaga, memang engkau sebagai lelaki tidak akan mendapatkan tanah pusako, tapi peranannya adalah menjaga,' kalimat itu ke luar dari mulutnya di saat aku mengeluh.Perkataan ayah memang sangat menyentuh hati, dirinya tidak perlu memarahi dengan kata-kata kasar, tapi cukup dengan beberapa patah kata yang sarat makna filosofisnya. Sampai aku berumah tangga pun, ayah masih selalu …

Cerpen A Silent Woman

She walked amid the crowd of people who are in the market. It was seen there are some people who talk about the woman, one of them said, “Look at that woman, she’s white and beautiful but unfortunately he had an unhealthy body that is fat”. They laughed out loud when talking about the beautiful woman. On the other hand, the woman looks with confidence to walk and spread smiles to everyone around her. Due to the nature friendly and polite that she had, a lot of people who love and appreciate her. She’s also a very hardworking woman. When she went home, she was not to rest directly. She did other chores such as sweeping, mopping, washing dishes, washing clothes, and helped her mother to cook.After completing the homework, time for her to relax while watching her favorite tv shows that is cartoon. Because the fun watching, she did not know that her mother called her to make tea. It made her upset, angry and approached Yuanita by saying, “You are already 25 years old, but you still watchi…

Cerpen A Road To The Endless Love

Malam itu terasa sangat dingin menusuk hati, membalut jiwa-jiwa yang sedang perih hatinya. Meskipun musim dingin telah berakhir di Vancouver, namun malam ini terasa sangat dingin dari hari-hari biasanya. Terutama bagi Andrea, hatinya sedang terluka, membeku, dan membatu. Kejadian lima hari yang lalu membuatnya sangat terpukul dan memecahkan hatinya berkeping-keping. Ia tak menduga kalau kekasihnya, Alex, bisa berbuat hal yang sama sekali diluar dugaannya. Andrea tak tahu apa yang harus ia lakukan kepada kekasihnya itu, yang ia rasakan saat ini adalah hati yang terluka. Andrea tidak tahu apakah memang Alex sudah mengkhianati cintanya yang selama ini ia berikan?Empat hari yang lalu, ketika Andrea baru saja tiba di Vancouver setelah kepergiannya ke Paris, ia langsung mendapatkan kabar yang membuat hatinya jatuh berkeping-keping. Sahabat Andrea, Katy, tiba-tiba saja menelepon dan mengajaknya bertemu. Sore itu cuaca di Vancouver cukup bersahabat, hangat dan terang. Di salah satu cafe mahas…

Cerpen A Girl with A Thousand Faces

Now I’m sitting on my bed, opening my laptop, taking out my task that should be done the day after tomorrow, trying to be focus but always ended up doing something else and always pretending busy when my parents entered.Yes it’s me, sitting alone in my room, the things that I always do every day. Here in my room, is where I spend most of my times in a day. People outside never knew what I’m doing, to whom I’m texting to, to whom I’m talking to, whether I’m crying under the pillow so my voice wouldn’t be heard. Only the laughs that they hear because that’s what I always try to do.I’m a happy girl, always show my smile. I’m a mature kid, always give advice to my brothers. I’m a yes kid, always do what my parents told me to do. I’m a countless face person, you'll never know what kind of face that I’d be wearing. I’m a person with a fake face and laugh, you never knew right? Guess I should just start in a drama.Keep telling me what to do, never know what I really want to do. But that…

Cerpen Aku dan Diaryku

Aku dan diaryku sudah berteman semenjak aku duduk di kelas 1 smp. Sukaku, dukaku maupun kekesalanku aku tumpahkan di pena dan ku tulis dalam sebuah buku diary kecil kesayangan ku.Sampai pada saat itu aku pulang natalan aku ingin menulis sesuatu tetang keceriaanku di natal tahun 2011 tersebut, namun sayangnya kunci diary kecil ku hilang, aku resah aku merasa kayak kehilangan satu benda kesayanganku yang ku anggap sebagai sahabat sejatiku sendiri.10 hari pun terlewati buku diaryku tak kunjung kudapatkan, Aku menduh semua orang yang pernah membersihkan kamarku sampai pada akhirnya temanku mempunyai ide dia menyuruhku untuk membeli diary baru tetapi aku malah marah aku mengaggap bahwa diary yang aku punya beda dengan diary yang lain.
'Mendingan kamu beli diary kecil yang baru lagi dari pada kamu terus menerus memikirkan diary kamu yang kuncinya sudah hilang, percuma kamu juga tidak mungkin mendapatkannya lagi' kata temanku.
'Boro-boro mau beli diary baru keceriaanku bahkan se…

Humor Kapten Hook

Kapten HookPada suatu saat ada anak buah Kapten Hook yang iseng menanyakan tentang kecacatannya.
ABK : "Kapten kenapa kaki kapten yg kanan diganti dengan kaki meja?"
Hook : "Kakiku terkena ledakan boom waktu jaman perang dulu. Jadi ya diamputasi trus diganti kaki meja"
ABK : "Klo tangan kanannya kok diganti mata kail sih?"
Hook : "Kalo yang ini ditebas sama ninja jepang waktu menyerbu kesana."
Sang ABK pun bangga, ternyata ia mempunyai kapten yang gagah berani. Dan sebelum pergi ABK bertanya sekali lagi pada sang kapten.
ABK : "Jadi mata kapten yang kanan itu buta juga karena tercedera waktu perang juga ya?"
Dengan enteng si kapten menjawab :
Hook : "Bukan! Ini Kecolok waktu saya kucek-kucek mata saya pakai tangan kanan ini."
ABK : "Ooh ???!!!"HDR Dan Pelamar Test Bahasa InggrisHRD : "Nama saudara siapa?"
Pelamar : "Tole pak."
HRD : "Coba ceritakan tentang keluarga saudara!"
Pelamar : &…

Humor Penyakit PNS Indonesia

Penyakit PNS Indonesia Nama penyakit yang disebutkan dibawah ini hanya digunakan untuk humor semata, semoga para oknum yang sedang memiliki penyakit dibawah ini segera sembuh total.Humor ini bukan bermaksud untuk melecehkan profesi tersebut tapi serius melecehkan oknum PNS yang mengidap penyakit ini.Penyakit yang banyak menghinggapi para oknum PNS di Indonesia antara lain:1. Kudis = Kurang disiplin
2. TBC = Tidak Bisa Computer
3.Asma = Asal Mengisi Absen
4. Kram = Kurang Terampil
5. Asam Urat = Asal sampai kantor terus tidur
6. Ginjal = Gaji ingin naik tapi kerjanya lamban
7. Pucat = Pulang Cepat, akhirnya
8. MAGH = Makan Gaji Buta HmmSelalu MarahSeorang pemuda, bernama Fajar sedang asyik main telpon dengan niat mengajak Shinta jalan-jalan nanti malam di Jakarta Fair.Pada saat si Fajar tiba di depan rumahnya Shinta, kemudian si Fajar menekan tombol bel yang ada di balik pagar."Teeeet....teeet"Tak lama kemudian pintu pagar dibuka oleh Shinta dengan senyuman yang sedikit jangg…
  • Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi - Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidup...
    3 bulan yang lalu
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    5 bulan yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    5 bulan yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    5 bulan yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    5 bulan yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    5 bulan yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    5 bulan yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You