Posts

Showing posts from March 16, 2018

Top 5 Vikram South Indian Hindi Dubbed Movies

Kennedy John Victor is an Indian South Actor who better known with his stage name Vikram. He was born on 17 April 1966 and completed his education from Loyola College. He is a most popular South Indian actor who debuted a number of Hit films such as "Anniyan - 2005", "Sethu 1999", "I - 2015",, etc.

Here, we a have created a list about Vikram South Indian Hindi Dubbed movies which are also available on Youtube. So, let's talk about such as movies which details are mentioned below:- Top 5 Vikram South Indian Hindi Dubbed Movies 

Kadaram Kondon/Aparichit 2

Kadaram Kondon/Aparichit 2 is a action based South Indian Movie which has been released in Hindi also. The film is directed by Rajesh Selva which music given by M. Ghibran and film produced by Kamal Haasan.

Iru Mugan


Iru Mugan is a South Indian Movie which has been released on 8 September 2016, directed by Anand Shankar. Shibu Thameens produced this film in which Nayantara, Vikram, Nithya Menen and Thambi R…

Kekuatan Manusia : Menghalangi Tuhan Bekerja

Baca: 1 Korintus 1:18-31"supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah." (1 Korintus 1:29)Di dunia ini ada banyak orang pintar, hebat, jenius dengan berbagai titel yang mentereng, banyak pula orang kaya dan berkedudukan tinggi. Banyak di antara mereka terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Inilah yang harus diperhatikan: segala kelebihan yang dimiliki (pintar, hebat, jenius, kaya dan berkedudukan) jangan sampai membuat kita memegahkan diri. Jangan sampai kita tampak melayani Tuhan tapi sesungguhnya diri sendiri yang dikedepankan, lalu kehebatan, kekuatan dan kemampuan diri yang digembar-gemborkan di hadapan semua orang.Kita harus ingat bahwa talenta, karunia, bakat alami dan kelebihan-kelebihan yang kita miliki adalah anugerah dari Tuhan, karena itu harus dipergunakan untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk memperbesar ego sendiri. Jika kita melayani Tuhan dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri, serta membangga-banggakan apa yang kita…

Orang Kristen Sebagai Orang Percaya

Baca: Yohanes 1:1-18"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;" (Yohanes 1:12)Ketika mendengar kata 'Kristen' yang langsung timbul di dalam pikiran semua orang adalah mereka yang percaya kepada Yesus Kristus atau pengikut Kristus. Orang-orang menyebut pengikut Kristus sebagai Kristen untuk pertama kalinya di Anthiokia (Kisah Para Rasul 11:26), awalnya sebagai nada ejekan dan penghinaan karena mendapati bahwa sikap dan perbuatan mereka sehari-hari sama seperti Guru-nya.Memang adalah suatu keharusan orang Kristen memiliki kehidupan yang sama seperti Kristus. "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6). Kamus Webster pun mendefinisikan orang Kristen sebagai orang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus Kristus.Orang Kristen disebut o…

Pergumulan Yang Berat (2)

Baca: Markus 14:32-42"Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya." (Markus 14:35)Ketika menghadapi pergumulan yang berat, sebagai manusia Yesus membutuhkan teman untuk berbagi beban, karena itu Ia mengajak Petrus dan kedua anak Zebedeus (Yakobus dan Yohanes) untuk menemani-Nya berdoa di taman Getsemani. Yesus hendak menekankan bahwa dalam kodratnya sebagai manusia seharusnya kita saling menguatkan, menopang dan memerhatikan satu-sama lain.Seperti nasihat rasul Paulus kepada jemaat di Galatia, "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri. Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri." (Galatia 6:2-5). 

Pergumulan Yang Berat

Baca: Matius 26:36-46"Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: 'Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.'" (Matius 26:36b)Mendengar kata taman Getsemani kita teringat kisah Yesus yang berdoa dengan mengajak beberapa murid menjelang Ia akan ditangkap dan disalibkan. Di taman ini Tuhan Yesus menghabiskan malam terakhirnya sebelum Yudas Iskariot, murid yang mengkhianati-Nya, datang beserta segerombolan orang yang membawa pedang dan pentungan untuk menangkap diri-Nya.Getsemani sebenarnya adalah alat memeras buah zaitun. Selaras dengan arti namanya, yaitu alat memeras atau pengirik, getsemani seringkali dijadikan sebagai lambang pencobaan yang sangat menekan, masalah hidup yang berat. Ketika menghadapi masalah atau pencobaan yang menekan biasanya orang-orang Israel pergi ke taman itu untuk berdoa. Lokasi taman ini tepat berada di kaki bukit Zaitun. Karena berada di daerah perbukitan, selain banyak sekali pohon zaitun yang tumbuh subur dan udaranya yang s…

Melewati Proses Penajaman

Baca: Amsal 27:1-27"Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." (Amsal 27:17)Ketika mengalami masalah, penderitaan, tekanan, himpitan dan berbagai gesekan yang terjadi umumnya kita meresponsnya secara negatif: menyalahkan keadaan, orang lain, bahkan berani menyalahkan Tuhan. Padahal adakalanya Tuhan memakai situasi dan orang-orang di sekitar kita sebagai sarana memroses, membentuk dan mendewasakan kita.Alkitab menggambarkan proses ini seperti besi menajamkan besi. Ketika besi menajamkan besi pasti akan menimbulkan sebuah gesekan yang melukai dan menimbulkan api. Api berbicara tentang emosi, kemarahan, sakit hati, kepahitan, kejengkelan, kebencian dan berbagai luka yang menyakitkan. Melalui peristiwa atau hubungan dengan orang-orang di sekitar sesungguhnya Tuhan sedang menggarap kita karena Dia adalah Sang Penjunan, yang tahu persis cara membentuk hidup seseorang. "Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk it…

Kedatangan Tuhan Seperti Pencuri

Baca: 2 Petrus 3:1-16"Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri." (2 Petrus 3:10a)Alkitab menggambarkan bahwa hari Tuhan atau kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya seperti seorang mempelai laki-laki yang datang untuk menjemput mempelai perempuannya. Tapi kedatangan Tuhan juga diumpamakan seperti pencuri. Setiap kali berbicara tentang hari kedatangan Tuhan banyak orang Kristen penasaran, harap-harap cemas, tapi ada pula yang bosan mendengarnya. Mereka bersikap apatis setiap kali mendengar khotbah tentang hari kedatangan Tuhan. Pikirnya, "Sejak dulu selalu diceritakan kalau Tuhan akan datang, mana buktinya?" Masalahnya bukan soal waktu atau kapan Tuhan akan datang, melainkan kesiapan kita menyambut hari itu.Bagi orang percaya, yang mengasihi Tuhan dan sungguh-sungguh melayani Tuhan, hari kedatangan-Nya adalah hari yang sangat dinanti-nantikan, seperti seorang mempelai perempuan yang sudah tidak sabar menanti kedatangan sang mempelai laki-laki sorgawi, yang akan…

Menyambut Kedatangan Tuhan

Baca: 1 Tesalonika 3:1-13"Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya." (1 Tesalonika 3:13)Berbicara tentang akhir zaman seringkali menjadikan orang penasaran, kapan sih Tuhan Yesus datang kembali? Yang menjadi persoalan bukan soal hari atau kapan Tuhan akan datang, tetapi bagaimana kesiapan orang percaya menyambut kedatangan-Nya itu. "...jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:8).Dalam ajaran-Nya Tuhan Yesus berulangkali mengingatkan bahwa Dia akan pergi dan kemudian datang kembali untuk menjemput umat-Nya. "Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." (Yohanes 14:3). Tanpa ditunda-tunda lagi Tuhan Yesus akan datang segera!Apakah kita sudah siap menyambut kedatangan Tu…

Cerpen Bukan Binatang Lajang

Akhirnya, bukan binatang lajang…
Jatuh cinta pada pandangan pertama itu memamang indah, apalagi kalau kita bener-bener bisa mendapatkan tuh cintanya. Mungkin ini yang gue rasaain saat untuk pertama kalinya gue mengenal apa itu cinta. Cinta yang membuat hidup gue berubah, dan cinta juga yang mengajarkan gue arti kebersamaan.
Walupun ini cinta pertama dalam hidup gue, tapi gue yakin kalau ini bakalan jadi yang terakhir juga.“Teng, teng, teng”
Lonceng pertanda masuk sekolah telah dibunyikan. Seperti biasa gue langsung masuk ke dalam kelas, dan langsung duduk di bangku paling pojok. Tidak seperti murid kebanyakan yang walaupun sudah masuk, tapi mereka tetap saja berkeliaran seperti tikus yang selalu mencari sabun. Gue hanya diam, dan duduk manis di tempat. Gue merasa kalau mereka berbeda sama gue. Atau mungkin, gue nya yang memang beda dengan mereka.Kelakuan goblok gue yang seperti ini tidak bisa dihilangkan. Ternyata ini adalah penyakit yang telah ada di diri gue semenjak SMP. Rasa kaku …

Cerpen 10 Pesan Singkat Pertama

Rabu, 7 November 2012, mungkin saat itu aku merasakan kebahagiaan yang sangat-sangat. Bagaimana tidak? hari itu adalah pertama kalinya dimana aku mengirimkan pesan elektronik atau sms pada seorang laki-laki yang aku sukai sejak beberapa bulan yang lalu. Awalnya dia membalas dengan ketus hampir membuat aku sedikit kecewa, tapi detik berganti menit dan pesan-pesan ketusnya menjadi pesan yang ramah. Sebetulnya aku tahu dia itu tipe laki-laki yang terbilang cuek, sangat cuek menurutku, tapi entah mengapa aku suka.Pertama aku perkenalkan namaku, aku kira dia sudah tahu aku karena kita sering berpapasan, tapi salah, dia sama sekali tak mengenalku. Aku langsung to the point kalau aku ingin berkenalan dan berteman sama dia, dan dengan pesannya yang aku pastikan itu pesan ramah dia mengiyakan. Saat itu aku bahagia benar-benar bahagia, aku senyum-senyum sendiri sambil memeluk hapeku. Dia menyuruhku untuk gabung di media sosialnya, ya tentu sudah aku lakukan beberapa hari yang lalu.Mati-matian …

Cerpen (Dinda III) Mawar Merah

Kau tahu dinda, malam saat kau melingkarkan kedua tanganmu di pundakku dan mencoba merangkulku, aku tahu bahwa kita tidak ditakdirkan untuk bersama. Cinta telah bermain-main di kedalaman hati kita, namun ia tidak memberi ruang bagi kita untuk hidup bersama lebih lama.Aku ingat saat pertama kali kita bertemu di sebuah jalanan kota. Aku tengah berteduh dari derasnya hujan yang mengguyur sore itu dan Aku ingin sejenak memanjakan kakiku yang telah berjam-jam mengelilingi kota yang kemudian aku tahu ini adalah kotamu, sembari mataku melihat-lihat keriuhan orang-orang yang berlari-lari menghindari guyuran air hujan.Semalam sebelumnya aku baru sampai di kotamu untuk sebuah pertunjukan kelompok band ku di sebuah gedung kesenian yang diselenggarakan oleh pengusaha rokok sebagai bentuk iklan dan jauh-jauh aku datang ke kotamu sebagai kecintaanku terhadap musik. Pagi harinya, aku meminta ijin pada teman-temanku untuk berkeliling sendirian mengakrabi kotamu yang indah itu. kemudian hujan pun turu…

Cerpen Dancer Lovers

Panasnya matahari saat jam 12.00 siang di Sidoarjo tetap tidak membuat seorang cewek untuk menghentikannya tariannya di sekolahnya SMPK Santo Yusup. Padahal semua temannya sedang beristirahat karena capek dan kepanasan. Cewek itu menari Tari Pendet dari Bali.
“Gibbie, emangnya loe nggak istirahat ta?” tanya seorang teman ceweknya, Devi.
“Sebentar lagi Vi, Kan tinggal beberapa menit udah selesai kok.” Seru Gibbie sambil menari.Yup. Cewek yang tetap menari itu namanya Gibbie. Nama lengkapnya Gabriella Gracelly. Panggilannya Gibbie. Dia tidak peduli saat siang hari dengan terik matahari yang sangat-sangat-sangat panas minta ampun kek atau saat hujan deras dia akan tetap menari karena menari adalah jiwanya. Bahkan teman-temannya Gibbie pernah berpikir kalau saat dunia udah kiamat Gibbie tetap akan menari.3 jam kemudian…
Gibbie sedang berjalan-jalan di sekitar Jalan Pandan, Surabaya. Dia berjalan ke suatu tempat yang bernama Marlupi Dance Academy Head Office Surabaya East Java. Dia masuk k…

Cerpen And The Last Time in Madrid

Namaku Ran Junpei. Liburan semester ini aku sangat beruntung, mungkin, di karenakan ayahku memberiku sebuah tiket travel menuju Madrid. Aku sungguh kegirangan ketika beberapa lembar mendarat di tanganku.
'Ayah, kau tidak salah memberiku travel ke Madrid,' ujarku kegirangan dengan ketidakpercayaan.
'Iya, memangnya kau tidak suka?!' jawab ayahku datar.
Aku terperanjat, 'Aku sungguh menyukainya,' aku meloncat-loncat ngga karuan, terlihat ayahku hanya menggelengkan kepalanya.
'Tapi ayah juga menyuruh Juna untuk ikut denganmu supaya kau tidak sendirian di Madrid sana,'
Tiba-tiba saja ada petir yang menghantam jiwaku, seketika wajahku mendung dan terhenti dari loncatan yang akan membuatku tinggi. Mulutku menganga dengan berjalan pelan ke arah ayahku.
'Ayah, Juna tidak usah ikut denganku, aku akan baik-baik saja di sana,' protesku tidak suka.
Ayahku duduk dengan koran lengkap dengan secangkir kopi. 'Memangnya kenapa, Juna itu tunanganmu bukan, jadi…

Cerpen Aku Harus Membanggakan Ibu

Delisa adalah anak perempuan yang berasal dari keluarga yang miskin. Ayahnya hanya seorang tukang becak dan ibunya sudah sakit sakitan. Delisa mempunyai 1 kakak dan 3 adik. Kakaknya sudah kuliah di Universitas Riau. Kakaknya adalah orang yang cantik, ramah dan pandai. Dia bisa masuk Universitas karena beasiswa dari sekolahnya.Suatu hari, sakit kanker payudara ibu Delisa sudah semakin parah. Untungnya, kakaknya mengirim uang untuk biaya pengobatan ibunya. Ibu Delisa pun dibawa ke rumah sakit. Ibu sedang berada di UGD. Ayah Delisa menunggu pemberitahuan dokter.“Pak anda diminta dokter untuk masuk” kata suster. Ayah Delisa pun masuk. “Bagaimana keadaan istri saya pak?” tanya ayah Delisa. “Pak, kanker payudara istri bapak sudah sangat parah, jadi harapan istri bapak untuk hidup lebih lama lagi sangat sedikit” jawab dokter. Ayah Delisa sangat sedih. Begitu juga dengan Delisa dan ketiga adiknya.Suatu hari, saat di rumah Delisa…
“Ayo Delisa bawa adik adik” kata Ayah Delisa tampak panik. “Tap…

Cerpen Si Buntung dan Putri Mutiara

Di sebuah pulau kecil nan terpencil,., kehidupan masyarakatnya adalah kebudayaan nelayan dan petani..di sebelah timur pulau itu dominan masyarakat terjun kelaut sebagai nelayan, dan sebelah barat pulau dominan pertanian... dari setiap kebudayaan, masyarakat ini selalu mengadakan upacara adat sebagai penghormatan terhadap dewa dan dewi mereka..     Dari desa petani lahir seorang anak laki laki yang berbadan mungil, dia terlahir tanpa kedua tangan. walau tak memiliki tangan laki laki ini adalah pemuda yang giat bekerja. dia menghidupi ibunya yang sudah renta dan buta.. setiap hari pemuda mungil dan tak bertangan ini menggarap sawah berhektar hektar, memanen hasil kebun dan menjualnya ke pasar.     Sebelah barat pulau, tradisi nelayan yang eksotik dan kompleks memiliki seorang wanita cantik dan tak kurang satu apapun..bahkan dia di anggap dewi oleh sebagian besar pemuda di desa nelayan tersebut. sang gadis bernama DWITA PUSPA HATI ini mahir dalam membuat perlengkapan menagkap ikan, …

Cerpen Bangku Terlarang

Hari ini adalah hari awal aku masuk sekolah setelah libur panjang kenaikan kelas. Namaku Tania. Aku duduk di kelas 1 SMA PERWIRA HUSADA. Aku berjalan melewati koridor kelas yang cukup panjang dengan langkah santai. Dari kejauhan ku lihat anak-anak berkerumun di depan kelasku. Aku berlari dan mencari tau apa yang terjadi.

“Ada apa sih Nit?” tanyaku pada Nita.
”Ada yang kesurupan, Lira.” Balasnya.
“Kok bisa sih? Atau jangan-jangan dia duduk di bangku kosong depan bangkuku?” tanyaku detail.
“Sepertinya sh gitu Tania.” Jawab Nita singkat.

Tiba-tiba anak yang mengerumuni Lira itu serentak terpental.
“Kekuatan Lira hebat banget.” Teriak Anton yang tersungkur pada sebuah pot bunga. Lira pun tiba-tiba pingsan. Anak-anak membawanya ke ruang UKS karena guru belum ada yang berangkat.

Berbagai hal aneh selalu terjadi, jikalau bangku di depanku ini ada yang menduduki. Sudah 10 kali kasus seperti ini terjadi. Aku tak habis pikir, kenapa bangku itu selalu membuat masalah. Di saat aku melamunkan perihal…

Cerpen Balai Hujan

Hari ini terasa singkat sekali. Tak terasa waktu sudahmenunjukkan pukul setengah dua siang. kenapa aku bisa lupa ya kalau jadwalkuliahku di majukan jadi pukul 2 siang sekarang. Jadi gugup, belum makan,mandi, sholat, cuci motor. Semua aku kerjakan dengan tergesa-gesa agar tidaktelat nanti sampai ke kampus.

1 jam berlalu aku sudah sampai kampus dan mengikuti beberapamata kuliah. Beranjak dari halaman kampus aku berniat untuk pulang saja karenasemua mata kuliah hari ini sudah selesai. Baru jam 17.45 sholat magrib dimasjid waktu pulang aja batinku.

Aku mulai mengendarai motorku dengan kencang karena kudapatilangit semakin gelap dan rintik-rinrik air mulai membasahi kaca helm. Kontanlaju motorku pun semakin aku kencangkan agar tidak kehujanan karena aku tidakbawa jas hujan dan rumah masih jauh.

Baru saja aku berfikir begitu hujan sudah turun dengan sangatderasnya hingga bajuku pun basah kuyup. Yang terlintas di fikiranku hanyalahmencari tempat berteduh paling dekat dan tak kuduga mataku tert…

Cerpen Anti Air

Bermalas-malasan memang cara yang tepat dan akurat buat mengisi hari-hari saat nganggur, dari pada ngelakuin hal-hal yang negatif kan bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Betul??? Tapi saking malasnya setiap hari gw sibuk dikamar ampe badan gw putihan karena jarang terkena sinar matahari xixixixixRepotnya gw tinggal di sukabumi dan semua orang juga pasti tau kalo di sini tuh udaranya dingin rek, jadi punya kebiasaan buruk lagi neh, yaitu males mandi J*lagiankan gw dirumah aja ga kemana-mana, ngapain juga mandi boros-borosin sabun aja!!! dengan begini kan gw bisa menghemat sabun so membantu perekonomian keluarga kan betul??? heu heu…Gw si enjoy aja walau berhari-hari ga mandi lagian orang-orang disekitar gw juga kayanya ga ngerasa keganggu tuh, paling ponakan gw yang baru dua tahun jadi nangis pas gw cium trus langsung kabur pas gw nyoba ngedeketin “ma… si om bau!!!!” begitu teriakan ponakan gw yang lagi lucu-lucunya *ah dasar anak kecil terlalu jujurTapi gara-gara males mandi g…

Cerpen Cry For Love (Part 3)

Nugroho berjalan lemas saat mendekati jenazah putrinya. Raut wajahnya memancarkan kesedihan yang amat besar. Tangannya gemetar saat menyentuh kain penutup jenazah. Dirinya tak ingin membuka kain itu, tapi sisi lain hatinya mengatakan ia harus membukanya dan memastikan apakah itu benar putrinya atau orang lain.
Tangisnya pecah saat melihat wajah pucat dan tubuh yang membujur kaku di hadapannya. Wajah yang beberapa saat lalu masih terlihat tersenyum. Dan kini, wajah itu terbujur kaku membawa kenangan pahit bersamanya.
“LYAAA…!!!” jerit Nugroho meraung-raung memanggil nama putri semata wayangnya. “Kenapa kamu ninggalin Papa?!” tubuh Nugroho melorot ke lantai dan dipegangi oleh dokter Aditya.
“Sudahlah Pak. Tabahkanlah hati Bapak. Mungkin ini yang terbaik untuk Lya. Karena, kalau pun ia selamat, kemungkinan ia akan mengalami cacat seumur hidupnya.” hibur dokter Aditya.
“Tapi kenapa harus dengan cara seperti ini?!” Nugroho menenggelamkan wajahnya di kedua telapak tangannya.
Dokter Aditya m…
loading...

Popular posts from this blog

Exciting Nightlife in Ho Chi Minh City

Best Time to Trek in Nepal

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

To Love without Certainty

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

BLACK LISTING OF CONTRACTOR IMPERMISSIBLE AFTER LOOSING AN ARBITRATION ON THE SAME ISSUE

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

How Urban Schools Can Provide More Coherent Professional Development