Postingan

Menampilkan postingan dari April 7, 2018

Tuhan yang Mempertobatkan

Zakharia 12:10-14 Kita yang sudah jatuh dalam dosa dan sudah mati kerohaniannya tidak mungkin dapat bertobat. Namun, jika Tuhan menghidupkan kerohanian kita, tentu saja pertobatan bukan sesuatu yang mustahil (bdk. Ef 2:1-5).Ayat sepuluh menunjukkan Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan. Roh itu dicurahkan atas umat-Nya, yaitu keluarga Daud dan penduduk Yerusalem. Dengan demikian, mereka akan memandang kepada aku (LAI: dia) yang mereka tikam. Mereka akan meratapi dia seperti orang meratapi kematian anak tunggal. Mereka akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi kepergian anak sulungnya. Ini menunjukkan bahwa dia yang ditikam adalah aku, kata Tuhan. Ini menyiratkan bahwa Mesias yang ditikam adalah Tuhan sendiri.Tuhan akan memberikan anugerah supaya umat dapat bertobat dan memohon ampun. Mereka harus meratapi Mesias yang mereka tikam. Ratapan yang diberikan akan begitu besar, seperti ratapan di lembah Megido (bdk. 2Taw 35:21-25). Ratapan tersebut akan terj…

Cerpen Rp. 100,00

'It's nothing' said a man tossing the coin away. The old lady directed her eyes to the coin, walked closer and picked it up. She darted toward the man and handed the thrown coin. 'Just go, I don't want it' said the man 'I prefer get nothing than taking it.' The old lady insisted. She even put it on the man's right shoulder; it rested perfectly. She smiled satisfactorily and stood still. The man looked back at her challenging. 'I don't want it, you hear me?' said he rising from his seat. The coin fell down and rolled over the dusty ground and bounced against a log on the side walk. 'Kakaktua Raja' said the old lady pointing at the side of the coin. She giggled, took the coin and gave it back to the man. 'Take it, I insist' said she 'That's all I have' The man turned his stare and shook his head.

He returned to his seat. He felt the unease had grown since their encounter. In his lifetime career, if taking money …

Cerpen Rains

Rains 1
From her eyes
That’s just another day in the September. The rain still falls in her town. But, she didn’t really care. She let the rain wet her body. She didn’t use umbrella or even jacket. She didn’t know where she went. She just felt too tired and tried to forget everything although just for a while. And she knew, this place is the best place.She just walks in the middle of rain. Everybody that she passed was bringing umbrella. But, she didn’t. The road was quiet. Some couple was standing under the tree. And, she saw the boy. He walked in the rain with that girl. He gripped her hand and she holds an umbrella for them. Actually she felt hurt, but, inside of her heart that’s still another wound. There is no use to go back to her house. She thought that her parents were still fighting, her brother not at home, and other siblings in her grandmother’s house. Yes. Maybe, her parents would divorce. And her father would marry that woman. That evil woman. Her mother would cry. And, ho…

Humor Semua Menjadi Hilang

Seorang petapa sudah bersemedi selama lebih dari 10 tahun. Atas hasil dari
bersemedi selama 10 itu, si petapa telah berhasil menghasilkan 3 buah
kelapa. Si " Petapa " ini memiliki seorang anak laki-laki yang sudah
berumur kurang lebih 21 tahun. Sayangnya, anak ini tidak dapat mandiri dan
tidak bisa berkerja karena kemalesannya. Jadi, pada suatu hari si sang anak
menghapiri si ayah-nya ( Petapa ).
Si anak : Pak, bpk bisa bantu saya ngga supaya saya ngga hidup sengsara?
Si Petapa : Emangnya kamu mau-nya hidup gimana sih?
Si anak : Yah, asal gampang dapat duit tanpa berkerja.
Si Petapa : Kalau begitu kamu ambil ketiga kelapa yang ayah sudah semedikan
dan keinginan-mu akan terkabul.
Dengan keraguan-nya si anak mengambil ketiga kelapa dan memberikannya kepada
ayahnya. Si ayah-nya pun menunjukan cara memakainya. Cara-nya : Lemparkan
kelapa ke lantai sampai pecah dan berkata apa keinginan-mu. Namun si anak pun
mencobanya.
Si anak berkata demikian : Biarin gua bisa banyak uang …

Renungan Pengharapan Pasti Di Dalam Tuhan

Baca: Roma 8:18-25“Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan.” (Roma 8:24a)Semua orang pasti memiliki banyak keinginan dan juga harapan dalam hidupnya. Tak seorang pun mau menjalani hari-hari tanpa ada harapan yang hendak dicapai. Jika tanpa pengharapan orang akan menjalani hidupnya asal-asalan, monoton dan tanpa semangat.Siapakah di antara kita yang tidak ingin menjadi orang yang sukses, mapan dan bermasa depan cerah? Itulah sebabnya kita mulai merancang/merencanakan segala sesuatunya sejak dini, agar apa yang kita harapkan menjadi kenyataan. Sebagai orangtua kita pasti memiliki pengharapan yang besar terhadap anak-anak kita: sukses dalam studi juga karir. Begitu juga bagi si lajang, ia memiliki harapan-harapan dalam hidupnya: pekerjaan yang mapan, punya rumah dan mobil, serta memiliki pasangan hidup sesuai yang diinginkan. Itu adalah gambaran pengharapan semua orang selama hidup di dunia ini, padahal kita tahu bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara (tidak kekal). Maka dari …

Renungan Ujian Selalu Mendatangkan Kebaikan (2)

Baca: Mazmur 124:1-8“Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.” (Mazmur 124:8)Sering terlontar dari mulut kita, “Berapa lama lagi, Tuhan, aku berteriak, tetapi tidak Kaudenger, aku berseru kepadaMu: ‘Penindasan!’ tetapi tidak Kautolong?” (Habakuk 1:2). Kita melihat masalah itu seperti ‘Goliat’ yang secara kasat mata sepertinya sulit untuk dikalahkan. Yesus serasa begitu ‘kecil’ di penilaian kita. Camkanlah dalam-dalam! Tuhan kita adalah Penguasa alam semesta ini, artinya Dia mempunyai kedaulatan penuh atas seluruh ciptaanNya. Badai dan gelombang yang begitu dahsyat langsung berhenti dan danau menjadi teduh ketika Tuhan menghardiknya, “‘Diam! Tenanglah!’ Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.” (Markus 4:39). Ketika Ia mengajak murid-muridNya ke danau Ia tahu akan datang badai gelombang. Ia mengijinkan hal itu terjadi untuk menguji iman mereka. Sesungguhnya melalui kesulitan dan penderitaan Tuhan ingin menjadikan anak-anakNya dewasa roha…
  • How to Advance Through Our Adversity - Romans 8:18, 26-28 What would happen if we approached a fork in the road and found two signs, one reading “Road of Comfort” and the other, “Road of Adversi...
    5 minggu yang lalu
  • TAKING IT CAPTIVE - 2 Corinthians 10:3-5 (KJV) For though we walk in the flesh, we do not war after the flesh: 4 (for the weapons of our warfare are not carnal, but mighty th...
    5 minggu yang lalu
  • The Faith Mission 1886-1964 - By Duncan CampbellOver eighty years ago, a young man with life before him was sitting on a hillside on the Island of Arran. Below, on the Firth of Clyde, s...
    5 minggu yang lalu
  • The Soul’s Amen - Then I will keep the promise I swore on oath to your ancestors to give them a land flowing with milk and honey.” That is the very land that you still live ...
    5 minggu yang lalu
  • When it is just you! - Passage: John 1140 Then Jesus said, “Did I not tell you that if you believed, you would see the glory of God?” 41 So they took away the stone. Then Jesus l...
    5 minggu yang lalu
  • Switch On the Light - Bible Reading: Ephesians 5:8-14Though your hearts were once full of darkness, now you are full of light from the Lord. Ephesians 5:8Picture yourself st...
    5 minggu yang lalu
  • The Length Of God's Love - By Rick Warren “I know that your love will last for all time, that your faithfulness is as permanent as the sky” (Psalm 89:2 TEV). There’s a limit to human...
    5 minggu yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You