Posts

Showing posts from April 18, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen Sebuah Kata Untuk Riyanti

kenapa tidak ada yang tahu, apa yang terjadi pada diri wawan?
Siang ini, matahari menunjukkan wujudnya bulat-bulat dan membuat sekujur tubuh wawan basah kuyup oleh keringat. Wawan tertunduk lemah melewati padang pasir yang sepertinya tiada bertepi itu. Langkah kakinya mulai gontai. Jejak-jejak kakinya seperti ladang yang dibajak dengan traktor. Sorot matanya kosong. Bibirnya kering dan mulai memutih. Beberapa saat kemudian, tubuh bongsor itu tumbang. Wajahnya mencium pasir dan nafasnya mulai memburu. Tidak ada tanda-tanda kehidupan disekitar gurun pasir itu. Wawan berharap akan bertemu dengan seseorang yang ingin mencari kayu bakar atau menggembala sapi. Akan tetapi, harapan itu tinggal harapan. Kini dia tak berdaya menghadapi kerasnya gurun. Puluhan ekor burung bangkai terbang tepat diatas tubuh wawan yang mulai terbungkus pasir. Seakan-akan mereka mendapat sinyal akan ada makan malam berlimpah dan cukup untuk mengisi perut puluhan burung itu. Mata Wawan terpejam, nafasnya mulai turu…

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Takengon masih dengan suasana seperti hari-hari sebelumnya sejuk dan dingin bagi para pengunjung Laut Tawar ini. Tak seorangpun dari kelompok kami yang beranjak meninggalankan tenda apalagi untuk beraktifitas terasa sangat menyiksa. Di Lhokseumawe cuaca tidak sedingin ini, jadi wajar saja satupun dari tidak ada yang beraktifitas lagi hari ini. Ujung jari-jariku seakan mau membeku, suhu tubuh yang unik. Cuaca ini tak mampu menghalangi seluruh minat yang telah persiapkan kurang lebih dua halaman doble folio jika kutuangkan dalam bentuk tulisan. Aku seorang manusia biasa yang sangat ingin diperhatikan di semua tempat yang aku tapaki. Hidup mengajarkan kita untuk menjadi egois dan tak peduli bagaimanapun cara untuk dapat menggapainya.Pagi yang menyenangkan, hatiku membisikkan kata-kata itu. Bagaikan mendapatkan mimpi menjadi kenyataan di pagi ini. Tiba-tiba aku melihat Ardi berjalan ke arahku.“Ngapain Vina??” tanyanyaAku tersenyum tipis, “lagi menikmati suasana hening”“ada yang mau aku ta…

Humor Tantang Kijang

Ada seorang pengusaha besar yang kaya raya dia adalah pemilik sebuah perkebunan
karet yang sangat luas sekali. Dia dapat memiliki semua apa yang dia mau.
Suatu hari dia membeli sebuah mobil mewah pada jamannya pada saat itu merek
"kijang" yang paling terkenal. Dibawalah mobil itu berkeliling dan mengelilingi
luasnya areal perkebunan yang dia miliki.
Tak terasa saking lamanya dan luasnya areal perkebunan miliknya, dia pulang
kerumahnya pukul 23.00 wib, baginya malam itu terasa aneh sekali seluruh
perasaannya hanya tertuju bagaimana dia harus cepat2 sampai dirumah apalagi
malam itu adalah malam jum'at kliwon. Konon pada malam yang dikeramatkan
tersebut banyak beremunculan makhluk2 aneh (hi hi hi......), selagi dia
mengendaharai mobil barunya tersebut di depan nun jauh disana dilihatnya
seseorang yang aneh yang berpakaian serba putih, sedang berjalan sendirian
(aneh bener ya knapa orang itu jalannya cepat sekali padahal aku udah ngebut
dengan mobil baruku . .. )K…

Renungan Mau Menyadari Kesalahan

Baca: Lukas 15:11-24"Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa." (Lukas 15:21)Keberadaan manusia "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak" (Roma 3:10). Tak ada gading yang tak retak. Tak seorang pun luput atau kebal terhadap kesalahan. Sehebat apa pun seseorang, pastilah pernah melakukan kesalahan. Yang membedakan adalah: tidak semua orang mau mengakui kesalahan. Mari jujur bahwa mengakui kesalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan dan memerlukan keterbukaan serta kerendahan hati. Karena gengsi, takut ditolak atau dianggap rendah, seringkali orang tidak berani mengakui kesalahannya, malah berusaha menutupinya. Yang berjiwa besar pasti mau mengakui kesalahannya walaupun dibutuhkan suatu keberanian!Bacaan alkitab kali ini menceritakan tentang seorang anak yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya: meminta harta dari ayahnya lalu menghamburkannya dengan hidup berfoya-foya sampai akhirnya melarat dan terlunta…

Renungan Tuhan Tidak Pernah Berubah

Baca: Yakobus 1:12-18"Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; padaNya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran." (Yakobus 1:17)Ada satu hal yang harus kita ketahui dan pahami dengan sungguh, sebagaimana disampaikan Yakobus dalam ayat nas ini, yaitu bahwa Allah baik! Tidak hanya dalam waktu-waktu tertentu Dia baik, tetapi untuk selama-lamanya Ia selalu baik. Jadi, Tuhan itu memang baik, tanpa ada embel-embel tertentu.Pemazmur mengegaskan pula, "sebab Tuhan itu baik, kasih setiaNya untuk selama-lamanya, dan kesetiaanNya tetap turun-temurun." (Mazmur 100:5). Yakobus pun mengatakan bahwa Allah tidak berubah dan AnakNya, Yesus Kristus, juga tidak pernah berubah: "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya." (Ibrani 13:8). Dan dalam Yohanes 10:30 dijelaskan bahwa Yesus dan Allah adalah sama. Jika Allah tidak pernah berubah, Yesus pun ti…

Popular posts from this blog

Cerita Malam Pertama

Benarkah Jamahan Roh Kudus itu Rebah ?

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

Puisi : Aku Bagaikan Ikan Paus Yang Terdampar Di Daratan

Menjadi Anak Penerobos Di Dalam Tuhan

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Kisah Anak Penyemir Sepatu

Renungan Memperkatakan Firman Dengan Iman

Forever Friends

Puisi Ruang Dan Waktu