Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 19, 2018

Suara Siapakah yang Anda Dengarkan?

Gambar
15 Agustus 2018Bacaan Hari ini:
Amsal 1: 7 “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”

Pernahkah Anda perhatikan bahwa di saat Anda menetapkan satu gol dalam hidup Anda, Anda mulai mendengarkan orang lain berkata, "Memangnya kau siapa?”atau "Itu mustahil” atau "Lupakan saja"?Penangkal dari suara-suara keraguan ialah dengan mendengarkan suara Tuhan. Coba bayangkan segala kritikan yang ada dalam kehidupan Noah. "Itu si Nuh, katanya Tuhan berbicara kepadanya, tapi coba lihat, nyatanya dia malah menjatuhkan harga properti kita dengan membangun bahtera di halaman depan rumahnya."Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh mendengarkan Tuhan. Apa yang dia dengar? Dia mendengar peringatan Tuhan bahwa dunia ini akan dibinasakan. Nuh percaya apa yang belum dia lihat. Itulah iman – percaya pada sesuatu yang tidak kita lihat. Nuh tidak lari dari visi yang Tuhan berikan kepadanya. Tapi sebaliknya, ia tetap membangun bahtera…

Humor Mengemudi Cepat Di Jalan Tol

MengemudiCepat di Jalan TolSeorang pria menyetir di kecepatan 200 km per jam di jalan tol dan kemudian dihentikan oleh polisi jalan raya."Maaf, Pak" kata sopir, "Apakah saya mengemudi terlalu cepat?""Tidak, Pak. Anda cuma terbang terlalu rendah."TidakMenyadari Ada Perampok"Apa anda tidak menduga ada pencuri di rumah ketika anda melihat semua laci ditarik keluar dan isinya berserakan di seluruh lantai?" Tanya polisi itu."Tidak, saya hanya berpikir suami saya sedang mencari kemeja bersih," jawab wanita itu.Jatuh Karena MabukSuatu malam, saat patroli jalan kaki, petugas polisi mendekati bar lokal. Melalui pintu bar itu ada seorang pemabuk yang segera jatuh di punggungnya. Dia berbaring di tanah dengan mata tertutup. Setelah membuka matanya, ia melihat petugas melihat ke arahnya.Dia mengatakan, "Pak, apakah anda melihat saya jatuh!"
Petugas mengatakan, "Ya, saya melihat."
Pemabuk bertanya, "Apakah anda tahu siapa s…

Humor Mengikuti Latihan Militer

MengikutiLatihanMiliterSelama latihan, seprang Letnan mengemudi turun ke jalan berlumpur dan melihat mobil lain terjebak di lumpur dengan kolonel dengan raut muka merah berada di belakang kemudi."Jip anda terjebak, Pak?" tanya Letnan sambil berhenti di samping jip itu."Tidak," jawab Kolonel, mendekat dan menyerahkan kunci, "Jip anda yang terjebak."MemanggilMarkasMelalui RadioSebuah polisi baru memanggil markasnya melalui radio."Saya di luar Plaza Mall," lapornya. "Seorang pria telah dirampok. Saya menangkap satu dari mereka.""Yang mana?" Tanya operator."Pria yang dirampok."Melawan JalurSearahSeorang pria mengemudi dengan cara yang salah karena melawan jalan satu arah. Dia dihentikan oleh polisi."Ini adalah jalan satu arah," kata petugas itu."Saya tahu," kata pengendara mobil, "Saya hanya akan berjalan satu arah saja."

Cerpen Wortel, Telur Dan Kopi

Seorang anak mengeluh pada ayahnya tentang hidupnya yang sulit. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa dan ingin menyerah saja. Ia lelah berjuang. Setiap saat satu persoalan terpecahkan, persoalan yang lain muncul. Ayahnya, seorang juru masak, tersenyum dan membawa anak perempuannya ke dapur. Ia lalu mengambil tiga buah panci, mengisinya masing-masing dengan air dan meletakkannya pada kompor yang menyala.

Beberapa saat kemudian air dalam panci-panci itu mendidih. Pada panci pertama, ia memasukkan wortel. Lalu, pada panci kedua ia memasukkan telur. Dan, pada panci ketiga ia memasukkan beberapa biji kopi tumbuk. Ia membiarkan masing-masing mendidih.

Selama itu ia terdiam seribu basa. Sang anak menggereget gigi, tak sabar menunggu dan heran dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya. Dua puluh menit kemudian, sang ayah mematikan api. Lalu menyiduk wortel dari dalam panci dan meletakkanya pada sebuah piring. Kemudian ia mengambil telur dan meletakkanya pada piring yang sama. Terakhir ia menyar…

Cerpen Mencari Kebahagiaan

Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.

“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.

Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.

“Di depan sana ada sebuah taman. Pergilah ke sana dan tangkaplah seekor kupu-kupu. Setelah itu aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata si kakek. Meski merasa ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk. Tiba di sana, dia takjub melihat taman yang indah dengan pohon dan bunga yang bermekaran serta kupu-kupu yang beterbangan di sana.

Dari kejauhan di kakek melihat si pemuda mengendap-endap menuju sasarannya. Hap! Sasaran itu …

Cerpen Mundur Untuk Meloncat Lebih Tinggi

Suatu hari seorang murid dan guru berjalan menuruni gunung menuju ke kota, di dalam perjalanan mereka bertemu anak sungai yang aliran airnya tidak terlalu deras, saat itu sang guru melangkahi sungai tersebut dengan sangat mudah, walaupun sungai tersebut cukup lebar.

Sang murid yang melihat gurunya dengan sangat kagum, dan sang guru memintanya untuk mengikuti langkahnya. Sang murid merasa ia tidak mampu melangkahi sungai tersebut hanya dengan satu langkah lebar, maka murid tersebut berjalan mundur dua langkah dan berlari kecil melompati sungai tersebut, hap, sungai itu berhasil dilalui.

Semakin jauh perjalanan mereka, rintangan yang dihadapi pun semakin berat, sang murid mengikuti gurunya di belakang dengan sangat hati-hati.

Tibalah mereka di sebuah jurang yang cukup terjal, namun tidak terlalu lebar. Di ujung jurang tersebut sang guru melangahkan kaki dengan yakin dan langkah pasti yang lebar, sang guru berhasil melangkahkan kakinya di sebrang jurang. Sang murid yang melihatnya sangat…

Bersyukurlah Kepada Tuhan

Baca: Filipi 4:1-9"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6)Alkitab menyatakan pada kita untuk menyampaikan permohonan kepada Tuhan dalam segala hal. Segala hal berarti segala sesuatu tanpa terkecuali. Jadi dalam segala sesuatu, dengan doa dan permohonan disertai ucapan syukur, kita ungkapkan permohonan kepada Tuhan.Banyak yang datang pada Tuhan dengan doa dan permohonan tetapi tidak berhenti kuatir dan berkeluh kesah. Jika Anda hendak berkeluh kesah tentang masalah dan mencoba menanganinya sendiri, mengapa Anda datang pada Tuhan? Mengapa tidak Anda simpan sendiri masalah tersebut tanpa melibatkan Tuhan? Selama Anda terus bergelut dengan masalah Anda tidak ada gunanya berdoa karena Anda belum melepaskannya.Apa yang dikatakan Alkitab tentang masalah Anda? "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 P…

Ahli Waris Sesuai Janji

Baca: Galatia 3:15-29"Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah." (Galatia 3:29)Alkitab berkata, "Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia," (Roma 8:17). Anak-anak Allah adalah orang yang lahir baru. Sudahkah kita hidup sebagai ahli waris?Yesus Kristus telah meninggalkan bagi kita suatu warisan mulia. Paulus berkata, "Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus," (Efesus 1:18). Ini berarti Allah telah memberikan kekayaan kemuliaan-Nya dalam Kristus sebagai warisan kita. O, syukur kepada Allah. Ini berarti kita memiliki hak dan keuntungan istimewa tertentu dala…

Jangan Jadikan Aturan sebagai Alasan

JanganJadikanAturansebagaiAlasanMarkus 3:1-6 Bagi orang Yahudi, ada banyak aturan yang mengikat di dalam kehidupan mereka, yang berdasarkan pada Hukum Taurat. Salah satu tujuan dari aturan tersebut adalah untuk mewujudkan kebaikan bersama.Pada perikop ini kita melihat bagaimana orang-orang Farisi menggunakan Hukum Taurat untuk menjebak Yesus. Ia diperhadapkan dengan salah satu hukum yang sangat sakral dalam Hukum Taurat, yaitu Sabat. Di sini kehadiran kaum Farisi dalam rumah ibadat tidak memberikan dampak positif karena mereka sedang bersiasat untuk membuat kegaduhan. Mereka mengamati Yesus dan menunggu kesempatan yang tepat untuk menyalahkan dan membunuh Yesus (2, 6).Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pada hari Sabat Yesus berjumpa dengan seseorang yang sebelah tangannya lumpuh di rumah ibadat. Orang-orang Farisi memahami bahwa belas kasihan Yesus terhadap orang yang membutuhkan pertolongan akan mendorong diri-Nya bertindak untuk menyembuhkannya.Menyembuhkan orang menurut aturan Ta…

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You