Posts

Showing posts from January 24, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,this Scripture will be fulfilled: “Death is swallowed up in victory.O death, where is your victory? O death, where is your sting?”I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could see the …

Cerpen Menjual Sisir Kepada Biksu

Pada suatu hari, sebuah perusahaan sisir akan mengadakan ekspansi untuk area pemasaran yang baru. Perusahaan sisir tersebut lalu membuka lowongan pekerjaan. Karyawan baru itu akan ditempatkan di Divisi Marketing. Setelah lowongan dibuka, banyak sekali orang yang mendaftarkan diri untuk mengisinya. Lebih dari 100 orang pelamar datang ke perusahaan itu setiap harinya.
Setelah melalui berbagai proses seleksi yang cukup ketat, terpilihlah tiga kandidat utama. Sebut saja A, B, dan C. Perusahaan lalu melakukan seleksi final dengan memberi tugas kepada tiga orang terpilih. Seleksi finalnya ialah A, B, dan C diminta untuk menjual sisir kepada para biksu yang tinggal pada sebuah komplek wihara di area pemasaran baru tersebut dalam jangka waktu 10 hari. Bagi sebagian orang, tugas ini sangat tidak masuk akal, mengingat biksu-biksu itu berkepala gundul dan tidak pernah memerlukan sisir. Sepuluh hari pun berlalu, akhirnya tiba saat ketiga pelamar tersebut datang kembali pada perusahaan untuk melap…

Cerpen Di Balik Pria Hebat,Selalu Ada Wanita Hebat!

Thomas Wheeler, CEO Massachusetts Mutual Life Insurance Company, dan istrinya sedang menyusuri jalan raya antar negara bagian ketika menyadari bensin mobilnya nyaris habis. Wheeler segera keluar dari jalan raya bebas hambatan itu dan tak lama kemudian menemukan pompa bensin yang sudah bobrok dan hanya punya satu mesin pengisi bensin. Setelah menyuruh satu-satunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan memutari pompa bensin itu untuk melemaskan kaki.
Ketika kembali ke mobil, dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. Tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan dia mendengar orang itu berkata, “Asyik sekali mengobrol denganmu.” Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah dia kenal lelaki itu. Istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira s…

Cerpen Daftar Kegagalan

Dibawah ini adalah daftar kegagalan seseorang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.
1813 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya
1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan kepala daerah tingkat lokal
1833 – ia kembali menderita kebangkrutan
1835 – istrinya meninggal dunia
1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa
1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato
1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Ameika Serikat
1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk didalam konggres merika Serikat
1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat
1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat
1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden
1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat
1860 – ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat Siapakah dia?
Namanya Abraham Lincoln. Mungkin kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur. Tetap…

Di Dalam Terang Allah

Baca: Kejadian 32:22-32"...Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!" (Kejadian 32:30)Allah memakai terang-Nya untuk menunjukkan kondisi kita sebenarnya. Ini yang membuat kita bertekuk lutut. Seperti yang dilakukan-Nya pada Yakub di Pniel, Tuhan dalam kemurahan-Nya harus membawa kita ke sana, di mana terlihat apa akar dan motif kita sebenarnya dalam mengikut-Nya. Allah berurusan dengan jati diri kita. Dalam terang Allah itulah kita harus jujur siapa kita sebenarnya. "Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab." (Ibrani 4:13).Kepura-puraan bukanlah kekristenan. Kita mungkin sangat ingin tampil beda, namun tidak ada yang dapat menghalangi Allah melihat kita yang berpura-pura menjadi bukan diri kita. Jangan mencoba menjadi seseorang, jadilah diri sendiri. Semakin tampak rendah hati semakin orang menunjukk…

Menjadi Sepikir

Baca: 2 Korintus 13:1-13"...usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!" (2 Korintus 13:11)Apa yang dimaksud sepikir? Bagaimana kita bisa sepikir padahal gaya hidup kita begitu berbeda? Paulus sebenarnya berbicara tentang sepikir dalam hal-hal yang berkaitan dengan Allah. Jika kita bersekutu bersama sehati dan sepikir kita akan hidup dalam damai sejahtera dan kesatuan sebagai keluarga Allah.Belajar hidup damai salah satunya adalah menghindari bergosip. Tuhan tidak pernah mengajar kita membicarakan satu dengan yang lain, melainkan "...saling mendoakan..." (Yakobus 5:16a). Kita tidak bisa mengharapkan hidup dalam damai jika kita menghabiskan waktu membicarakan orang lain secara negatif. Tuhan tidak suka sikap jahat ini. Kita tidak bisa maju ketika kita terus membicarakan dosa dan kegagalan masa lalu kita maupun orang lain. …

Hidup Dalam Kebenaran Sejati

HidupdalamKebenaranSejatiMarkus 4:1-20 Yesus menggunakan dengan baik setiap kesempatan untuk mengajar Kerajaan Allah. Tempat dan metode selalu diperhatikannya dengan baik agar tetap dapat menyampaikan pengajaran kepada banyak orang. Di tepi danau Yesus mengajarkan suatu perumpamaan tentang bagaimana firman Allah dapat bertumbuh. Yesus menggunakan perumpamaan tentang tempat tumbuh benih yang ditabur. Pinggir jalan, tanah berbatu, semak duri, dan tanah yang baik. Firman yang ditabur harus menghasilkan buah yang banyak.Yesus menggambarkan melalui perumpamaan bagaimana firman Allah dapat diterima oleh pendengarnya. Ada empat tempat yang menggambarkan apakah firman Allah dapat bertumbuh di dalam diri pendengarnya. Penabur menaburkan benih merupakan perumpamaan firman Allah yang diberitakan. Ada Benih yang jatuh di pinggir jalan kemudian dimakan burung (4). Orang menerima firman Allah tetapi tidak diperhatikan dengan baik. Firman itu hanya didengar, tetapi tidak dilakukan dalam kehidupannya…

Popular posts from this blog

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Forever Friends

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen 3 Days To Live

Cerpen 2 Sahabat Menjadi 2 Penghianat

Hargai Simbol yang Ditetapkan Allah