Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 2, 2018

Inti Bumi ?

Sebuah Dasar Dari Terbentuknya Bumi Itulah Inti Bumi,Berbentuk Kristal Itulah Yang Di Katakan Seorang Yang Menelitinya,Namun Aku Tidak Tahu Akan Kebenaran Yang Sesungguhnya Akan Hal Itu,Jadi Aku Membayangkannya. Bagaimana Jika Dahulu Kala Ada Sebuah Kristal Besar Yang Di Sebut Matahari Pertama,Lalu Ia Terpecahkan,Menjadi Kepingan Dan Suatu Yang Paling Besar Akan Membentuk Matahari Yang Kita Lihat Sekarang ini,Dan Yang Sebagian Kecil Membentuk Planet. Tandanya Sebuah Kristal Itu Adalah Sebuah Energy Matahari,Karena Berukuran Kecil Ia Membentuk Lapisan Tanah,Sebab Demikian Magma Yang Keluar Dari Perut Bumi,Nantinya Dia Akan Menjadi Tanah.Dan Jika Kenyataan Kristal Itu Adalah Benar,Maka Jika Kita Mengambil Sebaguan Kristal Itu,Kita Akan Memiliki Sebuah Matahari,Dan Bagaimana Kita Dapat Mengambilnya Tentu Dengan Membuat Lubang Dengan Sebuah Kristal Juga Yang Mampu Diam Di Dalam Panas, Tapi Coba Lihat Akan Dampaknya,Itu Perlu Di Perhitungkan. Sebab Demikian Jika Ada Perubahan Pada Kristal …

Cerpen Kisah Ibu Yang Menangis Sepanjang Musim

Motivator Mesir, DR Ibraahim al-Faqqy rahimahullah menceritakan,
“Dikisahkan ada seorang ibu yang selalu menangis sepanjang waktu. Puterinya yang besar dinikahi oleh seorang penjual payung. Sedangkan puterinya yang kedua dinikahi oleh seorang penjual makaroni.

Ketika datang musim kemarau, sang ibu menangis memikirkan puterinya yang besar, khawatir payungnya tak laku di musim kemarau. Jika datang musim penghujan, iapun juga menangis karena memikirkan puterinya yang kedua, karena tentu suaminya tak bisa menjemur makaroni yang hendak dijualnya.

Begitulah keadaannya sepanjang musim, bersedih memikirkan keadaan kedua puterinya. Hingga suatu hari, ada orang bijak yang menemuinya dan bertanya kepadanya akan sebab tangisnya yang berkepanjangan. Ketika sang ibu menceritakan kasusnya, tersenyumlah orang bijak itu dan berkata,:

“Seyogyanya ibu merubah cara pandang menghadapi masalah. Ibu tidak mampu merubah musim. Maka jika matahari bersinar terang, pikirkanlah keadaan puterimu yang kecil, betap…

Cerpen Pahlawan Tidak Sama Dengan Pemenang

Pada suatu pertandingan lari marathon 20 oktober 1968, lama berselang setelah sebagian besar penonton beranjak meninggalkan stadion, tiba-tiba beberapa orang yang masih berada di stadion utama dikagetkan oleh bunyi sirene mobil yang menderu-deru memasuki stadion utama.

Seorang pelari setengah pincang berlari dengan susah payah memasuki stadium Olympic Mexico City yang telah mulai gelap. Akibat insiden tabrakan fatal dengan pelari lainnya pada awal perlombaan marathon, ia diminta berhenti karena lukanya yang berceceran darah, tapi ia menolaknya! Ia tetap berlari menuju garis akhir walau pemenang nya sudah ditentukan satu jam lalu.

Lalu ada seorang yang bertanya kepadanya “Mengapa Anda tidak berhenti ketika ia terluka pada awal pertandingan??” Jawabnya ” Negara saya tidak mengirim saya 7,000 mil hanya untuk memulai pertandingan, mereka mengirim saya 7,000 mil untuk menyelesaikannya.”

Nama pelari ini adalah John Stephen Akhwari dari Tanzania.
Akhwari dikenal sebagai PAHLAWAN olimpiade bu…

Cerpen Hikmah Sebuah Kebaikan

Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasangan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam.

”Dapatkan anda memberi kami sebuah kamar disini ?” tanya sang suami.

Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota.

”Semua kamar kami telah penuh,” pelayan berkata. ”Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur di ruangan milik saya ? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini.”

Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk. ”Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja,” kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju.

Ketika pagi hari saat tagihan dibayar, laki-laki tua itu berkata kepada sang pelayan, ”Anda seperti seo…

Hati Yang Tergerak : Persembahan Berkenan

Baca: Keluaran 35:4-29"Ambillah bagi TUHAN persembahan khusus dari barang kepunyaanmu; setiap orang yang terdorong hatinya harus membawanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN:" (Keluaran 35:5)Sebagaimana disampaikan Musa kepada umat Israel, persembahan yang berkenan di hati Tuhan bukanlah dilihat dari nominalnya, melainkan yang keluar dari hati yang tergerak, dilakukan dengan sukarela, bukan dalam keadaan terpaksa atau berat hati. Terpaksa adalah berbuat di luar kemauan sendiri karena terdesak oleh keadaan atau pihak lain. Rasul Paulus juga menegaskan, "Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7).Setelah mendengar nasihat Musa itu setiap orang tergerak hatinya untuk mempersembahkan barang-barang yang dimilikinya untuk mendukung pekerjaan Tuhan, dalam rangka pembangunan Kemah Suci. "Lalu pergilah segenap jemaah Israel d…

Allah Telah Memilih Yang Miskin

Baca: Yakobus 2:1-13"...Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?" (Yakobus 2:5)Tujuan dan upah dari kemiskinan yang sementara adalah kekayaan surgawi. Allah yang penuh kasih tidak pernah menginginkan masalah dan kemiskinan tanpa jalan keluar. Tujuannya adalah bahwa semua tekanan harus membuat kita semakin besar, dan semua kemiskinan membuat kita kaya. Rencana-Nya untuk umat-Nya bukanlah kesesakan yang terus-menerus dan kemiskinan yang permanen. Semuanya ini bukanlah tujuan akhir tetapi sarana menuju akhir.Ada banyak yang tidak kita pahami dalam pewahyuan Yohanes tentang Yerusalem baru, tetapi kita melihat suatu kota dengan kekayaan yang tak terbatas. Yohanes berkata, "Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan sega…

Konformitas ala Herodes

KonformitasalaHerodesMarkus 6:14-29 Dalam kehidupan sehari-hari, kata "konformitas" bukan kata yang sering terdengar di perbincangan khalayak ramai. Cialdini dan Goldstein mengartikan kata ini sebagai suatu kecenderungan dari seseorang untuk mengubah keyakinan atau perilakunya agar sesuai dengan perilaku orang lain. Herodes adalah contoh sosok yang mengubah keyakinannya agar sesuai dengan keinginan Herodias.Berita tentang Yesus dan karya-Nya didengar oleh banyak orang di Galilea dan sekitarnya. Di antara orang-orang yang mengenal Dia, ada yang menyebut Yesus sebagai Yohanes Pembaptis yang bangkit dari antara orang mati. Herodes juga mendengar berita itu. Ia menyimpulkan bahwa Yesus adalah Yohanes Pembaptis yang sudah dipenggal kepalanya (14).Kesimpulan Herodes bahwa Yesus adalah Yohanes Pembaptis merupakan bentuk penyesalan dari perasaan bersalah. Ia merasa bersalah karena telah menghukum mati Yohanes (20). Ia merasa terpaksa membunuh Yohanes karena "desakan" dari …

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

Cerpen AHS

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You