Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 12, 2018

Hadapi Masalah dengan Kuasa Allah

Zakharia 4:1-14 Kita tahu merintis pelayanan bukan tugas yang mudah. Ada banyak kendala yang bisa melunturkan semangat. Halangan, mulai dari kerikil sampai batu besar, bisa datang bergantian mengadang. Namun, di tengah situasi itu, kita harus tetap yakin bahwa Allah akan selalu memimpinZerubabel mendapat tugas untuk membangun Bait Allah dan umat-Nya (9). Mereka, yang kembali ke tanah perjanjian, bersusah payah untuk membangun kembali tanah leluhurnya dari reruntuhan.Namun, setelah sekian lama, mereka lupa tugas akan utamanya sebagai umat, yaitu beribadah. Akan tetapi, permasalahannya adalah Bait Allah telah lama runtuh. Lalu, di mana mereka harus beribadah?Tuhan hendak memakai Zerubabel untuk menyadarkan umat Yehuda agar mulai membangun Bait Allah. Namun, orang-orang yang dihadapi Zerubabel bagaikan gunung batu besar. Oleh karena itu, tugas Zakharia adalah menyampaikan janji Allah kepada Zerubabel bahwa ia akan menyelesaikan tugas tersebut bukan karena kuat dan perkasanya, melainkan …

Jangan Pernah Jemu Berdoa

Baca: Lukas 18:1-8"Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:8)Secara umum kata "jemu" berarti sudah tidak suka lagi karena terlalu sering dilakukan, bosan. Mengapa jemu berdoa? Mungkin karena doa-doa kita belum juga dijawab Tuhan hingga sekarang. Hal ini menyiratkan rasa frustasi dan putus asa karena merasa bahwa doa yang selama ini kita panjatkan sepertinya tiada hasil. Benarkah demikian?Sebagai pengikut Kristus sejati kita harus bertekun di dalam iman dan tidak pernah berhenti membangun persekutuan denganNya. Tuhan menghendaki agar kita berdoa dengan tidak jemu-jemu apa pun keadaannya. Mengapa? Karena doa adalah kekuatan kita yang dapat melindungi kita dari si jahat. Bila doa-doa kita belum beroleh jawaban jangan pernah menyerah dan putus asa; jangan pernah merasa jemu berdoa, sebab ada tertulis: "Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yan…

Hanya Memanfaatkan Tuhan

Baca: 1 Samuel 4:1-22"Mengapa TUHAN membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini? Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian TUHAN, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita." (1 Samuel 4:3)Tatkala Eli menjabat sebagai imam di Israel, orang-orang Israel sedang dalam situasi yang genting karena mereka mendapat serangan dari bangsa Filistin, dan dalam pertempuran tersebut mereka seringkali harus menelan pil kekalahan. Menyadari hal itu tua-tua Israel pun mengusulkan supaya mereka membawa tabut perjanjian Tuhan dari Silo ke tengah-tengah perkemahan mereka dengan harapan bahwa dengan mengandalkan tabut perjanjian tersebut bangsa Israel dapat mengalahkan musuh. Tetapi faktanya? Bangsa Israel justru mengalami kekalahan yang jauh lebih besar, "...dari pihak Israel gugur tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki." (ayat 10). Bangsa Israel bukan hanya gagal memperoleh kemenangan dengan adanya tabut perjanjian…

Karunia Rohani Harus Terus Di kobarkan

Baca: 1 Korintus 14:1-25"Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat." (1 Korintus 14:12)Ada berbagai karunia rohani yang diberikan Tuhan kepada setiap orang percaya. "Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita." (Roma 12:6-8). Karunia-karunia ini harus dikembangkan dan dikobarkan selalu di dalam kasih, karena tanpa kasih semuanya akan menjadi sia-sia.Dalam Perjanjian Baru kata yang dipakai untuk menunj…

Dua Belas Jam Untuk Berkarya

Baca: Yohanes 11:1-11"Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat terang dunia ini." (Yohanes 11:9)Ketika Lazarus sedang sakit, Yesus berkehendak menengoknya dan kembali ke Yudea. Akan tetapi murid-murid-Nya berusaha melarang-Nya sebab mereka kuatir orang-orang Yudea akan membunuh-Nya. Tetapi perhatikan jawaban Yesus kepada mereka, "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat terang dunia ini." (ayat nas).Apa maksud perkataan Tuhan Yesus ini? Tuhan hendak mengatakan bahwa selagi ada kesempatan, jangan pernah sia-siakan; dua belas jam dalam satu hari (siang hari) adalah waktu untuk bekerja dan berkarya, sebab "...akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja." (Yohanes 9:4).Setiap orang mempunyai waktu "12 jam" dengan satu tanggung jawab masing-masing. Dua belas jam pada…

Mengandalkan Tuhan Di Atas Segala-galanya

Baca: Yeremia 17:5-8"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (Yeremia 17:7)Setiap orang yang mengikut Kristus dan percaya kepada-Nya selain disebut Kristen juga disebut orang percaya. Walaupun dikatakan sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, masih banyak yang tidak benar-benar percaya kepada-Nya. Apa buktinya? Mereka tidak bergantung penuh kepada Tuhan dan mengandalkan Dia. Sebaliknya mereka cenderung mengandalkan kekuatan sendiri dan juga manusia.Apa kata Alkitab? "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!" (ayat 5). Ada akibat yang sangat mengerikan jika seseorang lebih mengandalkan manusia dan kekuatannya sendiri, bukan hanya tidak mendatangkan berkat, melainkan akan mendatangkan kutuk.Dalam kehidupan ini seringkali ada orang yang mengandalkan orang-orang kaya yang diharapkan dapat memberikan pertolongan. Sementara ada pula orang yang le…

Yesua Hakim Yang Adil

Baca: Yohanes 5:19-30"Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia." (Yohanes 5:22-23)Adakah keadilan di dunia ini? Tidak. Yang ada ialah keadilan direkayasa dan kebenaran diputarbalikkan. Banyak sekali kasus hukum yang berakhir dengan kemenangan di pihak orang bersalah yang punya uang dan kuasa, sementara orang yang tidak bersalah harus menelan pil kekecewaan sebagai pihak yang dipersalahkan karena tidak ada yang membela. Di zaman sekarang ini sungguh tak terbantahkan bahwa uang dan pangkat seringkali menjadi penentu kebenaran dan keadilan manusia.Selagi hidup mungkin kita bisa tertawa lebar dan bersukacita di atas penderitaan orang lain, tapi akan datang waktunya keadilan dan kebenaran benar-benar ditegakkan. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan adalah Hakim yang adil…

Tuhan Yesus Tabib Yang Ajaib

Baca: Lukas 5:27-32"Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;" (Lukas 5:31)Secara umum kata "tabib" memiliki arti: orang yang pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, atau dapat pula disebut dokter. Sebagai orang percaya kita patut bersyukur karena kita memiliki Tuhan yang bukan hanya mengampuni dosa-dosa kita, menjamin keselamatan dan menyediakan sorga sebagai tempat yang pasti bagi kita, tetapi Ia adalah Tuhan yang juga peduli dengan keberadaan hidup kita selama hidup di dunia ini. Terbukti Dia memberikan Roh Kudus sebagai penolong dan penghibur yang menyertai kita sampai akhir zaman. Ia juga memperkenalkan diri-Nya sebagai gembala dan tabib.Semua orang pasti tahu bahwa pekerjaan tabib adalah menyembuhkan orang yang sakit. Dengan kata lain yang membutuhkan tabib adalah orang-orang yang sedang sakit atau bermasalah. Sakit berarti keadaannya tidak normal. Sakit yang dimaksudkan disini bukan semata-mata sakit secara fisik. Mungkin se…

Memandang Dari Sisi Yang Berbeda (2)

Baca: Mazmur 123:1-4"Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga." (Mazmur 123:1)Ketika mata hanya tertuju kepada yang kelihatan, maka ketakutan, kekuatiran dan kebimbangan akan memenuhi hati dan pikiran kita, sehingga kita akan merasakan seperti yang dirasakan oleh bujang Elisa. Ketika melihat tentara Aram lengkap dengan kuda dan keretanya sedang mengepung kota, ia pun berkata, "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" (2 Raja-Raja 6:15b). Lalu Elisa berdoa, "'Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.' Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa." (2 Raja-Raja 6:17). Akhirnya bujang Elisa pun melihat apa yang tidak kelihatan (alam roh), di mana ada bala tentara sorgawi yang kekuatannya jauh lebih besar, mengelilingi mereka.Rasul Paulus, meski dihadapkan pada ujian, kesesakan dan penderitaan tidak tawar hati, "...t…

Memandang Dari Sisi Yang Berbeda (1)

Baca: 2 Korintus 4:16-18"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan," (2 Korintus 4:18)Dalam menjalani kehidupan ini seringkali apa yang kita lihat dan situasi-situasi yang ada turut mempengaruhi sikap hati kita. Manakala dihadapkan pada masalah yang berat iman seseorang mudah sekali goyah. Saat itu pula kita mulai mempertanyakan kehadiran Tuhan dan meragukan kuasa-Nya.Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kita melihat apa yang tampak secara kasat mata sehingga yang kita pikirkan semata-mata besarnya masalah dan ketidakberdayaan kita. Akibatnya keadaan kita menjadi semakin terpuruk, lemah dan putus asa. Kesetiaan dan ketekunan kita dalam mengiring Tuhan turut memudar. Kita mengalami apa yang disebut spiritual drop out.Namun situasi akan berbeda jika kita melihat masalah dari sudut pandang berbeda. Sebagai orang percaya seharusnya kita menyikapi masalah dengan pikiran positif sebagai kesempatan makin mendekat kepada Tuhan, memiliki penyerahan d…

Takut Akan Tuhan : Kunci Kepercayaan Diri

Baca: Amsal 14:26-35"Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya." (Amsal 14:26)Di era seperti sekarang ini memiliki rasa percaya diri sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih dalam dunia kerja atau bisnis. Seorang pelamar kerja harus memiliki rasa percaya diri ketika menjalani sesi wawancara karena hal ini merupakan bagian dari penilaian. Ketika melakukan peresentasi di depan banyak orang seseorang harus punya rasa percaya diri yang tinggi, jika tidak, ia akan tampak gugup atau nervous.Begitu pula ketika dihadapkan pada situasi-situasi sulit atau kritis yang membutuhkan sebuah keputusan tegas, sikap percaya diri kepada kemampuan sangat menentukan. Karena itulah di mana-mana banyak digelar seminar motivasi yang dipandu motivator handal. Konsep percaya diri yang diajarkan dunia cenderung membawa seseorang yang mengandalkan kepintaran, kekuatan dan kemampuan diri sendiri yang akhirnya mencondongkannya menjadi so…

Tak Ada Yang Mustahil Bagi Tuhan

Baca: Matius 14:13-21"Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa." Matius 14:15bSelama masih hidup di dunia ini semua orang takkan dapat menghindarkan diri dari masalah. Jangan pernah berpikir pula bahwa menjadi pengikut Kristus berarti akan bebas dari masalah, karena Tuhan tidak pernah menjanjikan hal itu. Bahkan pemazmur menyatakan bahwa "Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;" (Mazmur 34:20).Adalah hal lumrah kita mengalami masalah, bahkan bisa saja terjadi secara bertubi-tubi, tapi percayalah di dalam Tuhan pasti ada jalan keluar, ada pertolongan, dan tidak dibiarkan kita jatuh tergeletak. "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16a), sebab "...TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:24).Saat Tuhan Yesus ada bersama mereka murid-murid juga mengalami masalah. Ketika Tuhan memerintahkan mereka…

Mata Tuhan Menjelajah Seluruh Bumi

Baca: Ibrani 4:1-13"Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab." (Ibrani 4:13)Saat ini dunia tidak bertambah baik, kejahatan semakin merajalela di mana-mana. Rasa-rasanya banyak orang sudah tidak punya rasa takut akan Tuhan. Mereka berpikir bahwa segala kejahatan yang diperbuatnya itu tidak terlepas begitu saja dari pengamatan Tuhan.Di hadapan sesama manusia kita bisa saja menyembunyikan kejahatan tersebut secara rapi, tapi hal itu tidak berlaku di hadapan Tuhan, "...sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab." (ayat nas). Kita bisa bersandiwara di depan manusia tetapi tidak di hadapan Tuhan, karena bagi Dia tidak ada yang tertutup dan tersembunyi. Segala sesuatu yang kita perbuat, entah itu baik atau jahat, tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya, …

Sedikit Tapi Benar Itu Lebih Baik

Baca: Mazmur 37:16-26"Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik;" (Mazmur 37:16)Dalam kehidupan masyarakat, umumnya orang akan menilai sesamanya dengan melihat status ekonominya, sehingga orang kaya akan lebih dihargai dan dihormati dibandingkan orang yang keadaan ekonominya biasa-biasa saja; apalagi orang yang miskin, mereka pasti tidak dianggap. Itulah dunia! Selalu menekankan pada hasil atau jumlah banyak sehingga mereka tidak peduli bagaimana mendapatkannya. Itulah sebabnya banyak orang menempuh jalan pintas demi mendapatkan harta kekayaan: mencari pesugihan, korupsi, berjudi, melakukan pemerasan, merampok, mencuri, bisnis narkoba, atau bahkan ada yang terjun ke dunia prostitusi.Hidup bukan hanya soal apa yang bisa kita miliki, tapi cara untuk memperolehnya juga harus benar. Inilah yang seringkali diabaikan kebanyakan orang. "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat…

Berkat Tuhan Untuk Orang Benar (2)

Baca: Mazmur 1:1-6"sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan." (Mazmur 1:6)Sebuah pohon yang tertanam di tepi aliran air atau dekat sumber air pasti akan menghasilkan buah. Pohon tersebut tidak akan layu di segala situasi, bahkan di musim keriang sekalipun, karena akarnya menancap kuat dan dalam pada sumber air. Itulah keberadaan orang benar yang senantiasa tinggal di dalam firman-Nya: "apa saja yang diperbuatnya berhasil." (ayat 3); berhasil oleh karena Tuhan.Tuhan Yesus menegaskan, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yohanes 15:7). Inilah orang Kristen yang sejati: bukan hanya menjauhi segala jenis kejahatan, namun juga mencintai firman Tuhan dan merenungkan itu siang dan malam. Ketika kita merenungkan firman-Nya maka firman itu akan membentuk pikiran, perkataan, sikap dan perbuatan kita.Prinsip merenungkan fir…
  • Prevailing Peace in a Life of Conflict - John 14:27 Conflict is part of living. A common problem today is that most people don’t know how to deal with conflict – nor do they understand the source ...
    4 menit yang lalu
  • FOR THEY ARE LIFE TO THOSE WHO FIND THEM - Proverbs 4:20-23 (NKJV) 20 My son, give attention to my words; incline your ear to my sayings. 21 Do not let them depart from your eyes; keep them in the m...
    7 menit yang lalu
  • The Weapon of Ridicule - And they laughed him to scorn–Luk 8:53 From Lament to Ridicule This incident occurred in Capernaum, whither our Savior had just returned. He had scarce lan...
    11 menit yang lalu
  • God’s power vs. my power - Passage: 2 Chronicles 16 7 And at that time Hanani the seer came to Asa king of Judah, and said to him: “Because you have relied on the king of Syria, and ...
    15 menit yang lalu
  • The Futility of Hoop-Jumping - Bible Reading: 1 Corinthians 1:26-31 Remember, dear brothers and sisters, that few of you were wise in the world’s eyes, or powerful, or wealthy when God...
    17 menit yang lalu
  • Life:a Lesson in Love - By Rick Warren“‘Love the Lord your God with all your heart, soul, and mind.’ This is the first and greatest commandment. The second most important is simil...
    20 menit yang lalu
  • The Possibility Of The Impossible - The apostles said to the Lord, “Increase our faith!” So the Lord replied, “If you had faith the size of a mustard seed, you could say to this black mulberr...
    1 hari yang lalu

Postingan populer dari blog ini

Bunga Di Kasih Tanda Cinta PadaMu

Humor 3 Drakula

Cerpen Keindahan Berbalut Jilbab Warna Ungu

PENGERTIAN NUBUATAN NABI YESAYA

Cerpen AHS

ORSAKTI KUMBANG TAK BERSAYAP YANG MENGGAPAI BUNGA

Meme & Momo

Cerpen Kasih Ibu Tak Batas Waktu

Cerpen Gak Bisa Tidur

Cerpen Cintaku Tak Berlisan

Thank's You