Posts

Showing posts from May 9, 2018

The Top 14 Enterprise-Scale Digital Marketing Solutions

Marketing for large organizations is different than marketing for small businesses or startups. It requires a different and specialized set of tools. We’ve put together a list of the best marketing tools for large organizations, divided by category.



Attribution 1. Altitude by ImpactAltitude promises deep insights into the behavior of your potential customers. It contains a varied array of customization options for reporting and modeling attributions.

2. AppsflyerIn markets and industries where the majority of the action on mobile, Appsflyer has the attribution solution. 

Social Media 3. OktopostBuilt by marketers for marketers, Oktopost has taken on the challenge of providing accurate and actionable visibility into social media attribution. It provides tools and resources for finding relevant social media conversations, facilitating employee advocacy efforts, and publishing.

Oktopost is designed for enterprises because it provides more than simple vanity metrics. It takes the “dark” ou…

Cerpen Kisah Saudagar Kaya

Alkisah hiduplah seorang saudagar kaya raya yang hidupnya bergelimpangan harta tanpa pernah merasa susah. Segala apa yang dia inginkan dapat dimilikinya dengan mudah tanpa perlu menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkannya. Namun saudagar itu tak pernah merasa bahagia, dia selalu bermuram durja dan merasa hambar dalam menjalani hidupnya."apa yang aku risaukan, hidupku ini cukup sempurna untuk ukuran seorang manusia, tapi mengapa aku tak pernah merasa bahagia." Gerutunya dalam hati.
Dia kembali memutar otaknya seraya melihat daftar kekayaan yang sudah dimilikinya. "Aku tahu kenapa, karena aku baru punya satu rumah mewah dan tak punya kendaraan pribadi untuk memudahkanku dalam bekerja?" pikirnya.     Keesokan harinya, dia memerintah salah seorang tangan kanannya untuk membelikan rumah mewah di kota lain dan membelikan mobil termahal di negaranya.     Tak sampai satu minggu, kedua keinginannya pun terpenuhi, saudagar itu kini mempunyai satu rumah mewah di kota la…

Cerpen Tusuk Rambut Ye Lin

"Ayahmu pergi berdagang ke Kota Raja. Sejak itu, ia tak kembali." Itu kata ibunya ketika Ye Lin bertanya dimana ayahnya. Ketika akhirnya ibunya meninggal karena sakit, Ye Lin benar-benar sendiri. Ia akhirnya memutuskan untuk mencari ayahnya.
Tapi, bagaimana ayahnya dapat mengenalinya? Mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. Saat itulah ia melihat tusuk rambut ibunya didekat tungku. Tusuk rambut logam itu telah lama dimiliki ibunya.
"Mungkin, jika melihat tusuk rambut ini, Ayah akan mengenalinya." Ye lin lalu memakai tusuk rambut itu untuk menghiasi rambutnya. Pergilah ia meninggalkan gubuknya.Tiba juga ia di Kota Raja yang ramai.
Di tengah pasar, seorang lelaki bertubuh besar tiba-tiba menabrak Ye Lin. Tak sengaja kaki laki-laki itu menginjak tusuk rambut yang terlepas dari Ye Lin. Kaki lelaki itu berdarah dan tak lagi bisa lari.
Tahu-tahu, pengawal kerajaan telah mengerubunginya. "Teman kecil, kamu tidak apa-apa?" tanya seorang gadis cilik sebaya Ye Lin.…

Renungan Ketekunan : Kunci Mendapatkan Hasil

Baca: Lukas 8:4-15"Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan." (Lukas 8:15)Suatu ketika seorang anak menanam biji tanaman buncis rambat di pekarangan rumahnya. Dari hari ke sehari ia dengan tekun merawat dan memperhatikan tanaman buncis tersebut. Saat kelelahan menerpa, dan sambil beristirahat, ia mengamat-amati biji yang ia tabur itu dengan seksama. Dengan sedikit kecewa ia berguman dalam hati, mengapa biji buncis yang ia tanam belum juga menampakkan tanda adanya kehidupan. Adalah manusiawi sekali bila kita akan merasa cepat lelah dan gampang putus asa dalam hal menanti suatu hasil. Kita menghendaki segala sesuatunya serba cepat; sekarang menanam, kalau bisa besoknya dapat kita tuai hasilnya.Demikian juga di dalam menggantungkan harapan kepada Tuhan, seringkali kita mempertanyakan kebijaksanaan Tuhan dan beragumen dengan Dia, bahwa kita sudah melakukan apa yang ba…

Renungan Memiliki Hati Yang Mau Di Bentuk

Baca: Yeremia 18:1-17"Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya." (Yeremia 18:4)Sering kita menganggap bahwa seorang yang bekerja sebagai pemulung adalah pekerja yang rendahan dan kita pun memandangnya dengan sebelah mata. Namun, tahukah anda bahwa pemulung mencari barang-barang yang masih bisa di daur ulang untuk menjadi barang yang dapat dipergunakan dan mempunyai nilai jual?Begitupun juga dengan kita. Tuhan rela datang sebagai manusia untuk mengambil kita dari sampah dunia ini dan 'didaur ulang' menjadi sesuatu yang berharga. Dengan darahNya yang kudus tiada bernoda cela, Yesus rela mati untuk menebus kita dari kutuk dosa, sebab firmanNya berkata, "...Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba" (Ye…

Renungan Air Hidup Yang Memancar

Baca: Yohanes 4:1-15"...barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." (Yohanes 4:14)Unsur terbesar di dalam tubuh manusia adalah air. Begitu pula dengan alam semesta ini, air menjadi bagian terbesar. Tanpa air semuanya akan mati! Air mampu menghilangkan rasa dahaga. Dengan air rasa haus akan hilang dan kita pun mengalami kelegaan. Sebaliknya, jika kita kekurangan air maka tubuh kita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan yang mengakibatkan seseorang menjadi lemas, mudah terserang penyakit, bahkan bisa kehilangan nyawanya.Suatu ketika saat melintasi daerah Samaria, letihlah Yesus, lalu Ia duduk di pinggir sebuah sumur dan bertemulah dengan seorang perempuan Samaria. Kemudian berkatalah Yesus kepadanya, "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berk…

Renungan Tidak Ada Alasan Untuk Sombong

Baca: Mazmur 103:1-22"Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi." (Mazmur 103:15-16)Jika kita merenungkan besarnya kasih Tuhan dalam hidup kita, sungguh sebenarnya kita ini tidak layak untuk menerimanya karena besarnya dosa yang telah kita perbuat dan seringnya kita memberontak dari jalan-jalanNya. Terlebih di saat kita sedang berjaya, sukses, segala sesuatu tersedia, seakan kita tidak butuh Tuhan sehingga kita pun sering lupa pada Si Sumber berkat tersebut.Sesungguhnya di mata Tuhan kita ini tidak ubahnya seperti rumput yang sebentar tampak hijau dan indah, namun sebentar lagi akan layu dan kering. FirmanNya berkata, "Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat." (Mazmur 144:4). Kesuksesan dan kekayaan yang kita miliki di dunia ini hanyalah sementara, sebentar saja bisa lenyap. Apa yang bisa kita…
loading...

Popular posts from this blog

To Love without Certainty

Best Time to Trek in Nepal

How Important Personal Health Care by Electronics Health Care Products at Home or Out Side?

Global Chlorotoluene Market Outlook 2017-2022, Market Size, Trends and Research Report

Considerations For Your Go-To Product Boxes Manufacturer

4 Essentials of Great Vape Cartridge Boxes

How a Test Automation Tool is the Solution to Challenges in Testing

Ideas To Advertise Your Small Business

Take a look at these PR Firms in Hyderabad- The city of Biryani and Pearl!

I Highly Recommend Cold Sore Home Remedies