Posts

Showing posts from May 27, 2018

Featured post

Create Joy

Psalm 51:10-12 (CSB) God, create a clean heart for me and renew a steadfast spirit within me. Do not banish me from your presence or take your Holy Spirit from me. Restore the joy of your salvation to me, and sustain me by giving me a willing spirit.Could it be that in our pursuit of God through religion that it becomes our focus to avoid sin rather than to embrace a true relationship with the Lord through righteousness? The purpose of righteousness is much greater than avoiding bad things, it is the fulfillment of God’s Purpose by doing the right things. The Bible says that to those who love God – His Commands are not burdensome. (I John 5:3) There is a shift in mentality found in true repentance that is often lost by checklists of doctrine. Perfect love casts out all fear especially that of punishment which is the sole source of avoidance of sin our side of a loving relationship with Jesus Christ. (I John 4:18) For those who seek Him to know Him will find that true repentance can pr…

Teke Teke (Hantu Penghuni Stasiun Kereta Api) (Part 2)

Spontan Kojima menutup telinganya dengan jari sambil menangis. Namun anehnya seolah hanya Kojima yang mendengar suara gaib itu. Michi yang duduk di sampingnya kaget dan khawatir melihat Kojima dan langsung memeluknya. Sepertinya Michi tahu apa yang terjadi. Sementara Hiraru yang duduk di jok seberang sana hanya melirik dengan tatapan penuh arti.

Mata Kojima seolah dipaksa untuk terbuka. Rasa ingin kencingnya semakin tak dapat ditahan lagi dan itu sangat mengganggu. Kojima terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan menyalakan lampu. Diliriknya jam dinding yang ternyata masih menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Kojima berjalan sempoyongan menuju kamar mandi dengan mata setengah terbuka.

KREEETTT! Dibukanya pintu kamar mandi dengan perlahan. Tiba tiba mata Kojima dibulatkan. Hidungnya merasa mencium sesuatu dan itu tercium sangat amis seperti amis darah yang sudah busuk.

Kojima mengendus-endus sembari mencari-cari asal bau itu. Ia langsung berpikir bahwa ada tikus mati di kamar mandinya, namun …

Teke Teke (Hantu Penghuni Stasiun Kereta Api) (Part 1)

Tahun 1980.
Angin bertiup kencang merindangkan pepohonan dan menyapu dedaunan-dedaunan kering yang sudah terkapar di atas tanah. Suara suara burung hantu terdengar saling bersahutan. Malam begitu mencekam. Seorang laki-laki paruh baya mempercepat langkahnya ketika mendengar suara samar jeritan perempuan yang sedang kesakitan di dalam rumah tua yang ia lewati.

“Aaaaa hentikan!! Kumohoon!!”
PLAK!

“Kau pendusta, Mariko! Kau mengkhianatiku!”
“Aku berani bersumpah, aku tidak selingkuuuh!!”

DAK!
“Tidaaaakkk!”
Tangisan dan jeritan itu terdengar semakin histeris setiap tangan dingin itu mendarat di wajahnya. Memar-memar di sekitar wajah dan darah yang keluar dari hidung dan telinga gadis berseragam sekolah itu. Gadis itu mencoba bangkit namun laki-laki yang juga berseragam sekolah itu terus mendorongnya hingga kepalanya beberapa kali membentur tembok rumah tua yang sudah pecah-pecah itu.

Keduanya terdiam. Gadis itu masih menangis tersedu-sedu. Sedangkan laki-laki itu mengepalkan kedua tangan kuat…

Sekolahku Seram

Cewek bernama Vinny dan Fella bersekolah di SMP cahaya bangsa. Konon dahulu sekolah itu bekas rumah sakit. Banyak kejadian-kejadian aneh di atas jam 19.00. Semua siswa sudah diperingati berkali-kali tapi, masih ada yang bandel. Banyak siswa yang setelah membuktikan peringatan itu, dan benar banyak sekali penampakan, tangisan dan suara minta tolong.

Pada suatu hari Vinny dan Fella ada tugas osis yang mengharuskan mereka berdua dan tiga temannya lagi mengerjakannya sampai jam 19.30. Tiba-tiba Fella kebelet buang air. “Vin, anterin aku ke toilet yuk!” pinta Fella.
“aduh, Fella! tugas kita belum selesai. Terus kamu’ kan udah besar jadi beranikan.” ucap Vinny.
“agh, Vinnya ayo anterin aku, aku takut!” ucap Fella sambil menarik-narik tangan Vinny keluar kelas.
“iya iya, aku temenin” ucap Vinny pasrah.

Vinny dan Fella melewati lab. IPA, UKS dan baru sampai di toilet. Saat melewati lab IPA, Vinny dan Fella mendengar suara orang menangis. Lalu, saat melewati ruang UKS mereka berdua melihat penam…

Janji Pembebasan Tuhan

Baca: Mazmur 49"Tetapi Allah akan membebaskan nyawaku dari cengkeraman dunia orang mati, sebab Ia akan menarik aku." (Mazmur 49:16)Dalam Lukas 24:51 dikatakan bahwa ketika Yesus naik ke sorga Dia tidak pergi meninggalkan murid-muridNya begitu saja, tapi Ia dalam posisi memberkati umat-Nya sebagai bukti kepedulian dan kasih-Nya yang besar kepada umat. "Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kisah 1:11), artinya Tuhan Yesus yang naik ke sorga suatu saat kelak pasti akan datang kembali kedua kalinya untuk menjemput umat-Nya dan sebagai umat Tuhan kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut kedatangan-Nya itu, karena siap atau tidak siap Dia pasti akan datang kembali.Alkitab menyatakan bahwa ketika Yesus naik ke sorga Ia tidak hanya memberkati, tapi juga "...membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." (Efesus 4:8)…

Bertahan Di Tengah Penderitaan

Baca: 2 Korintus 11:23-33"Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut." (2 Korintus 11:23)Banyak orang Kristen mengeluh dan bersungut-sungut jika sedang dalam masalah dan penderitaan. Mari belajar dari kehidupan rasul Paulus, seorang pemberita Injil yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Meski sudah melayani Tuhan, apakah hidup Paulus terbebas dari masalah? Justru sebaliknya: hari-hari yang dijalani Paulus dipenuhi oleh penderitaan dan pergumuluan yang berat.Meski demikian hal itu tidak menyurutkan semangat Paulus untuk melayani Tuhan dan memberitakan Injil. Seburuk apa pun keadaannya Paulus tetap memiliki roh yang menyala-nyala bagi Tuhan. "Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kal…

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerita Malam Pertama

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Apa Yang Terjadi