Posts

Showing posts from October 26, 2018

Featured post

Forever Friends

1 Corinthians 15:53-55 (NLT) For our dying bodies must be transformed into bodies that will never die; our mortal bodies must be transformed into immortal bodies. Then, when our dying bodies have been transformed into bodies that will never die,   this Scripture will be fulfilled:  “Death is swallowed up in victory.   O death, where is your victory? O death, where is your sting?” I spent last evening in a youth service with grieving young people. The young girl killed in a horrible tragedy had touched many and her kindness rippled through the crowd as many shared of her character even at the tender age of 16. Their sobs racked my heart. Why God? The grief counselors from the local high school were there – all believers – they talked with some, embraced others tightly and prayed with those who requested it. I was moved by the Presence of God in the midst of such sorrow and heartache. Hugging her mother, I prayed peace and strength walking through this week into her new normal. I could

Mengerti Panggilan Dan Pilihan Dengan Usaha Kesungguhannya Sebagai Umat Pilihan Allah

2 Petrus 1:10-11 (TB)  Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Semuanya Dari Kita Akan Terpanggil,Sebab Semuanya Akan Terpanggil Oleh Suatu Jalan Yang Di Sediakan,Ada Yang Terpanggil Di Jalan Tuhan,Ada Juga Yang Di Jalan Dunia.Oleh Sebab itu Kita Perlu Mengusahakannya Untuk Menlangkah Dan Berjalan Pada Jalan Panggilan kita,Dengan Sungguh -sungguh. Bahkan Juga Semuanya Dari kita juga Akan Di Hadapkan Sebuah Pilihan Pada Sebuah Jalan Panggilan Tersebut,Pilihan Yang Benar Sudah Di Pastikan Tidak Akan Membuat Kamu Menjadi Salah.Kejatuhan Akibat Tersandung Di Dalam Pilihan Ini Akan Membuat Waktumu Di Perlambat,Jika Waktu Di Perlambat Maka Kamu Tidak Akan Menjadi Seorang Yang Di Pilih Oleh Tuhan,Untuk Dapat Masuk Ke

Perasaan Jesus,Mengerjakan Untuk Dunia, Saat Di Dalam Dunia Ia Tidak Menerima buah Hasil

Markus 9:31 (TB)  sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit." Inilah Sebuah Hal Yang Terkadang Jika Manusia Biasa Yang Telah Mengetahui Apa Yang Ia Kerjakan Di Dalam Dunia,Tidak Memberikannya Hasil Saat Di Dalam Dunia,Kebiasaan Manusia Akan Berlari Dari Sebuah Pilihan hidup. Sebab Kita Tahu Jika Kita Telah Mengetahui Apa Yang Kita Kerjakan Tidak Akan Memberikan Kita Keuntungan Saat Hidup Di Dalam Dunia,Tentu Kita Akan Berpaling Dari Pada Jalan itu.Namun Kita Bisa Melihat Jesus Yang Telah Mengetahui Segala Sesuatunya Namun Tetap Ia Kerjakan,Sebab Bukan Aku Yang Akan Menuai Akan Tetapi Mereka Yang Telah Bekerja Dengan Aku Dan Mereka Yang Telah Mendengar Perbuatan Aku Yang Akan Menuai Apa Yang Telah Di Kerjakan Oleh Tuhan Jesus. Bukankah Itulah Buah Pekerjaan Dari Tuhan? bahwasanya Kebenaranlah Tuhan Mengerjakan Menci

Kuasa Allah Bekerja

Zakharia 6:1-8 Dunia berubah begitu cepat. Apa yang sekarang ada, mungkin tahun depan sudah hilang tertelan zaman. Roda sejarah berputar cepat menyimpan sejuta cerita tentang penguasa. Dari cerita mereka, kita seharusnya disadarkan untuk tidak mengandalkan manusia karena kalau masih bersandar pada manusia, maka kita harus bersiap untuk kecewa. Perikop yang telah kita baca adalah penglihatan Zakharia yang terakhir. Malaikat Tuhan menyingkapkan tentang kebesaran kuasa Allah yang dilukiskan oleh kereta yang ditarik kuda. Mereka keluar dari dua gunung tembaga sebagai simbol dari gerbang surga (1). Kereta pertama ditarik oleh kuda merah, sementara kereta kedua ditarik oleh kuda hitam (2). Kereta ketiga oleh kuda putih dan kereta keempat oleh kuda berbelang-belang dan berloreng (3). Kereta yang ditarik kuda hitam menuju Tanah Utara. Kereta berkuda putih menuju arah barat. Kereta berkuda belang-belang ke Tanah Selatan (6). Sementara itu, kereta berkuda merah keluar dan tampak sangat gelis

Membangun Yang Telah Musnah

Baca:  Yehezkiel 36:1-38 "Dan bangsa-bangsa yang tertinggal, yang ada di sekitarmu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang membangun kembali yang sudah musnah dan menanami kembali yang sudah tandus. Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya." (Yehezkiel 36:36) Keadaan dunia sekarang ini semakin tidak menentu, tak seorang pun termasuk para ahli dapat menebak segala sesuatunya karena banyak hal yang tak terduga terjadi. Jika demikian, apa yang bisa dibanggakan dalam hidup seseorang selain harus bergantung penuh kepada Tuhan? Tidak sedikit orang frustasi karena apa yang semula diyakini akan berhasil justru menuai kegagalan dan kehancuran. Secara akal apa yang sudah hancur tak mungkin bisa dipulihkan kembali. Benar, orang-orang di luar sana boleh saja berkata seperti itu, tapi orang percaya tidak seharusnya bersikap demikian, sebab kita selalu memiliki harapan di dalam Tuhan.  "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:23).  Asalkan kita

Kegagalan Bukanlah Akhir Segalanya

Baca:  Amsal 24:15-20 "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16) Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan di sepanjang hidupnya, bukan sekali atau dua kali, tapi mungkin berkali-kali. Ketika gagal kebanyakan orang merespons dengan sikap negatif: menyerah dan berputus asa. Namun sebagai orang percaya kita diajar untuk tidak gampang menyerah dalam situasi apa pun, melainkan terus berusaha dan berjuang. Ketika gagal adakalanya kita merasa lelah untuk berdoa dan berharap, lalu kita mulai membuat banyak banyak alasan untuk berhenti berdoa dan berusaha. Ada tertulis:  "Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai." (Pengkhotbah 11:4).  Tuhan tidak menghendaki kita terpaku kepada kegagalan-kegagalan masa lalu, melainkan terus maju menatap ke depan. Justru kita harus menjadikan kegagalan sebagai cambuk untuk kita keluar dari z

Siapa yang akan ke Surga berkat Anda?

Image
Bacaan Hari ini: Kisah para Rasul 20:24 “Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” Alkitab mengatakan dalam Kisah Para Rasul 20:24, “Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” Perhatikan, ayat ini tidak mengatakan bahwa hal terpenting dalam hidup ini adalah menikah, menikmati dana pensiun, keliling dunia, menjadi terkenal, atau lunas cicilan rumah. Ayat ini mengatakan bahwa hal terpenting dalam hidup adalah menjalankan misi Anda. Jika Yesus mati di kayu salib untuk Anda supaya Anda dapat melaksanakan misi pelayanan namun Anda tidak melaksanakannya, itu sungguh suatu hal yang sangat disayangkan.  Tuhan menempatkan Anda di Bumi un

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Cerpen Putri Bulan dan Dewa Laut

Renungan Jadilah Orang Yang Berhikmat

Cerpen Diam Kepedihan

Affordable & Effective Marketing Tips to Promote Your Business Online

Cerpen Karenamu, Aku Mengerti

Mengingat Kebaikan Tuhan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerpen Indah Pada Waktunya

Kembang Kapas