Posts

Showing posts from October 30, 2018

Featured post

Create Joy

Psalm 51:10-12 (CSB) God, create a clean heart for me and renew a steadfast spirit within me. Do not banish me from your presence or take your Holy Spirit from me. Restore the joy of your salvation to me, and sustain me by giving me a willing spirit.Could it be that in our pursuit of God through religion that it becomes our focus to avoid sin rather than to embrace a true relationship with the Lord through righteousness? The purpose of righteousness is much greater than avoiding bad things, it is the fulfillment of God’s Purpose by doing the right things. The Bible says that to those who love God – His Commands are not burdensome. (I John 5:3) There is a shift in mentality found in true repentance that is often lost by checklists of doctrine. Perfect love casts out all fear especially that of punishment which is the sole source of avoidance of sin our side of a loving relationship with Jesus Christ. (I John 4:18) For those who seek Him to know Him will find that true repentance can pr…

Hidup yang Berbuah

Zakharia 8:20-23 Allah memulihkan Yehuda dan Israel. Hal itu berdampak tidak hanya secara internal, tetapi juga eksternal. Tuhan mempersiapkan mereka untuk menjadi panutan bagi bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, mereka harus memancarkan kasih Allah kepada bangsa-bangsa lain. Intinya adalah Yehuda dan Israel harus setia menjadi pelaku firman Allah.Banyak bangsa telah mendengar Yehuda menjadi berkat. Sehingga, banyak bangsa-bangsa dan penduduk kota akan mendatangi mereka (20). Selanjutnya mereka akan menyampaikan berita tersebut ke kota-kota yang lain. Mereka ingin mengenal Allah Yehuda dengan tujuan ingin melunakkan hati Tuhan dengan mencari-Nya (21). Akhirnya, mereka akan datang ke Yerusalem untuk beribadah.Kejadiannya sangat menakjubkan. Sepuluh orang dari berbagai bangsa akan memegang erat ujung jubah seorang Yahudi. Mereka berkata akan mengikuti Allah Yehuda (23). Mereka seperti haus dan ingin menikmati ranumnya berkat yang dinikmati oleh bangsa Yehuda.Yehuda akan menjadi berkat …

Kamu akan Menjadi Berkat

Zakharia 8:1-19 Tujuh puluh tahun masa pembuangan telah membuat hidup bangsa Yehuda dan Israel terpuruk. Di tanah pembuangan Babelonia, mereka tidak diperhitungkan sebagai warga negara. Ketika dipanggil pulang, hanya segelintir dari mereka yang merespons.Tuhan memulangkan mereka ke tanah perjanjian sebagai tindakan penyelamatan (7-8). Tuhan menggerakkan hati Raja Koresy agar mengizinkan mereka pulang. Hal itu merupakan tindakan Allah yang nyata dalam sejarah.Setelah mereka menetap, Tuhan masih berbicara kepada sisa-sisa orang Yehuda. Pertama, mereka harus menguatkan hati. Tuhanlah yang mengerjakan semua kebaikan itu, sehingga mereka bisa pulang ke tanah perjanjian. Tuhan berjanji akan mengubah hidup mereka menjadi berkat (9-13).Kedua, jika mereka melaksanakan hukum yang benar, mendatangkan damai di pintu-pintu gerbang, merancang kebaikan, mengucapkan kata-kata dengan benar, dan ibadah yang benar, mereka akan mengalami kepenuhan kebaikan Tuhan (14-19).Dengan melakukan semua itu, mereka…

Bukan Siapa-Siapa Di Mata Manusia

Baca: Hakim-Hakim 3:31"Samgar bin Anat; ia menewaskan orang Filistin dengan tongkat penghalau lembu, enam ratus orang banyaknya." (Hakim-Hakim 3:31)Kebanyakan orang berpikir bahwa Tuhan hanya akan memakai orang-orang yang di pandangan manusia memiliki banyak kelebihan: cerdas, pintar, kaya, cantik, tampan atau punya sesuatu yang dibanggakan di hadapan sesamanya. Tuhan tidak pernah memperhatikan apa pun yang tampak hebat secara kasat mata! Yang Tuhan perhatikan dan perhitungkan adalah respons hati seseorang ketika menerima panggilan Tuhan. "Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya;" (Amsal 19:22). Apalah artinya seseorang tampak hebat di mata manusia, atau punya multi talenta, jika ia sendiri tidak mau mengembangkan potensi yang ada dengan penuh kesetiaan.Samgar adalah orang sederhana yang hanya berprofesi sebagai peternak atau petani, suatu profesi yang dipandang remeh, sepele dan sangat tidak diperhitungkan oleh manusia, namun justru dipilih Tuhan u…

Berpuasa: Melepas Belenggu Dosa

Baca: Yesaya 58:1-12"Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi." (Yesaya 58:4)Tuhan tidak pernah melihat cara berpuasa secara lahiriah, yang Ia perhatikan adalah hati. Puasa seseorang akan menjadi sia-sia jika tidak disertai dengan sikap hati yang benar, atau tetap melakukan perbuatan dosa (terbelenggu dosa). Adalah penting sekali kita menyediakan waktu secara khusus untuk berdoa dan berpuasa supaya dengan pertolongan Roh Kudus kita dilepaskan dari roh-roh jahat yang selama ini membelenggu hidup kita: roh percabulan, roh kesombongan, roh iri dengki, roh amarah, roh sulit mengampuni dan sebagainya. Puasa jenis ini adalah bentuk pertobatan secara pribadi!Secara terperinci, jujur dan terbuka kita mengakui segala dosa dan kesalahan di hadapan Tuhan. Jangan pernah menyembunyikan dosa sekecil apa pun, sebab "...tidak ad…

Berpuasa: Merendahkan Diri Dan Bertobat

Baca: Ezra 8:21-30"Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami." (Ezra 8:23)Ketika hendak memimpin rombongan orang-orang Israel kembali ke Yerusalem setelah menjadi tawanan di Babel, Ezra dihadapkan pada dua pilihan: langsung meminta pertolongan kepada raja (apalagi ia memiliki hubungan yang dekat dan dipercaya raja), atau datang kepada Tuhan meminta campur tangan-Nya.Tercatat bahwa Ezra membuat keputusan yang benar yaitu mencari Tuhan dengan sungguh. Hal itu menunjukkan bahwa ia tidak bertindak menurut akalnya sendiri atau menggunakan jurus 'aji mumpungnya' dengan berharap kepada raja. Kesungguhannya mencari Tuhan ditunjukkan dengan memaklumkan puasa kepada seluruh rakyat: "Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Karena aku malu meminta …

Tuhan Ingin Anda Memiliki Iman yang Lebih Dalam

Image
Bacaan Hari ini:
Markus 10:52 "Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan."
Saya tidak tahu langkah apa yang perlu Anda ambil selanjutnya, tapi saya tahu bahwa Anda harus mengambilnya. Mungkin langkah Anda selanjutnya ialah menerima Yesus Kristus ke dalam hidup Anda. Atau mungkin sekaranglah waktunya untuk dibaptis. Mungkin Anda perlu bergabung dengan persekutuan gereja, bergabung dengan persekutuan doa, mulai memberi perpuluhan, melakukan pelayanan, melakukan perjalanan misi, atau mengajak teman ke gereja. Saya tidak tahu apa langkah Anda selanjutnya, tapi satu yang saya yakini: Anda memiliki sebuah misi. Tuhan tidak akan pernah berhenti membuat Anda memiliki iman yang lebih dalam. Akan selalu ada langkah selanjutnya.Apabila Anda tidak mengambil langkah berikutnya, Anda akan terjebak di dalam lubang bekas roda kendaraan berat- dan satu-satunya perbedaan antara …

Popular posts from this blog

Cerpen Air Mata Seorang Kawan

Puisi Ruang Dan Waktu

Cerita Malam Pertama

Advantages of a Manual Wheat Grinder

Cerpen Sesungguhnya Aku Menyayangimu Tapi (Part 2)

NATURAL ANTI DANDRUFF SHAMPOO

Why Everest Base Camp Is Popular Than Other Treks in Nepal

What Does Desert Safari Mean?

Cerpen Lampu Merah

Apa Yang Terjadi